
Serangan udara koalisi pimpinan AS gempur ibu kota Yaman

Foto yang diabadikan menggunakan kamera ponsel ini memperlihatkan kepulan asap yang membubung ke angkasa pascaserangan udara yang dilancarkan oleh koalisi pimpinan AS di Sanaa, Yaman, pada 24 Februari 2024. (Xinhua/Mohamed Azaki)
Pasukan gabungan AS-Inggris merespons serangan Houthi di Laut Merah dan Teluk Aden baru-baru ini, dengan puluhan serangan udara termasuk mengerahkan peluncur rudal bergerak (mobile missile launcher) dan drone bawah air, tetapi gagal menghalangi kelompok tersebut melancarkan lebih banyak serangan.
Sanaa, Yaman (Xinhua) – Pesawat-pesawat tempur milik koalisi pimpinan Amerika Serikat (AS) menyerang ibu kota Yaman, Sanaa, pada Sabtu (24/2) malam waktu setempat, demikian menurut laporan saluran TV Al-Masirah yang dikelola Houthi."Pesawat agresi Amerika-Inggris kembali melancarkan serentetan serangan ke ibu kota," lapor saluran TV tersebut.Sementara itu, menurut keterangan sejumlah saksi mata setempat yang dihimpun Xinhua, sedikitnya ada empat rudal menghantam Kamp Militer Al-Siyanah yang terletak di sebelah utara pusat kota Sanaa, menyebabkan ledakan besar dan memicu kebakaran. Ambulans pun terlihat bergegas menuju lokasi.Warga juga mengatakan bahwa pesawat-pesawat tempur tersebut menyerang sebuah kamp militer di bagian selatan Sanaa dan sebuah kamp lainnya di gunung di sebelah timur ibu kota Yaman tersebut.Mengutip pernyataan sejumlah pejabat AS yang tidak disebutkan namanya, media AS melaporkan bahwa pihak AS dan Inggris telah menyerang belasan target Houthi sebagai respons atas peningkatan serangan pemberontak belakangan ini terhadap kapal-kapal di Laut Merah dan Teluk Aden. Salah satu serangan yang terjadi pekan lalu menyebabkan terbakarnya Rubymar, sebuah kapal kargo berbendera Inggris, hingga memaksa para awaknya meninggalkan kapal tersebut.Para pejabat AS itu juga menyebutkan bahwa sejak 12 Januari, jet-jet tempur AS dan Inggris telah menggempur sekitar 18 lokasi dalam serangan gabungan keempat terhadap Houthi tersebut.Houthi telah melancarkan setidaknya enam serangan terhadap kapal kargo AS dan Inggris di Laut Merah pada pekan ini.Kelompok tersebut telah meningkatkan serangannya terhadap kapal-kapal internasional sejak pertengahan November tahun lalu untuk menunjukkan solidaritas kepada warga Palestina di Gaza yang menghadapi keganasan serangan Israel.Pasukan gabungan AS-Inggris kemudian merespons aksi Houthi tersebut dengan puluhan serangan udara terhadap target-target Houthi, termasuk mengerahkan peluncur rudal bergerak (mobile missile launcher) dan drone bawah air, tetapi gagal menghalangi kelompok tersebut melancarkan lebih banyak serangan.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

China catat 130 juta perjalanan penumpang selama libur Festival Musim Semi
Indonesia
•
09 Feb 2022

Konflik Rusia-Ukraina picu ketidakpastian prospek ekonomi AS
Indonesia
•
22 Mar 2022

Biden desak pemimpin G7 agar bersatu lawan Rusia
Indonesia
•
27 Jun 2022

Prancis sebut tidak ada mandat bagi Komisi Eropa untuk hadiri pertemuan "Dewan Perdamaian"
Indonesia
•
20 Feb 2026


Berita Terbaru

Badan Maritim PBB hentikan evakuasi setelah serangan di Teluk Oman, 11.000 pelaut terjebak di Selat Hormuz
Indonesia
•
26 Jun 2026

Iran desak AS hentikan interpretasi yang bertentangan dengan MoU perdamaian
Indonesia
•
26 Jun 2026

Arab Saudi tangguhkan perjalanan ke tiga negara Afrika, cegah penyebaran Ebola
Indonesia
•
26 Jun 2026

Oman tegaskan Selat Hormuz tak akan kenakan biaya transit, jamin navigasi tetap aman
Indonesia
•
26 Jun 2026
