
Pejabat Palestina sebut Trump berupaya jadikan "Dewan Perdamaian" alternatif PBB

Warga Palestina terlihat usai kembali ke area Sheikh Radwan yang hancur di sebelah utara Gaza City pada 6 November 2025. (Xinhua/Rizek Abdeljawad)
Rakyat Palestina menginginkan stabilitas, berakhirnya perang di Jalur Gaza, serta penghentian pembunuhan dan penghancuran, sehingga Gaza dapat pulih dan dibangun kembali.
Ramallah, Palestina (Xinhua/Indonesia Window) – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump berupaya menjadikan apa yang disebut "Dewan Perdamaian" (Board of Peace) sebagai sebuah alternatif bagi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), demikian disampaikan sejumlah pejabat Palestina di Ramallah pada Ahad (8/2).
Sabri Saidam, wakil sekretaris jenderal komite pusat Fatah, mengatakan kepada para wartawan bahwa pesan dewan tersebut masih belum jelas dan mengecualikan rakyat Palestina.
Saidam mengatakan pihak Palestina khawatir bahwa Trump tetap bertekad untuk menjalankan proyek-proyek yang mengecualikan rakyat Palestina, menghapus hak-hak mereka, dan mendorong penggusuran mereka.
Sementara itu, Omar Awadallah, wakil menteri luar negeri Palestina untuk urusan politik dan hukum, menekankan pentingnya dukungan bagi lembaga-lembaga internasional serta upaya meningkatkan keamanan, stabilitas, dan perdamaian di kawasan Timur Tengah, dengan tujuan berdirinya Negara Palestina.
Dalam pernyataannya kepada stasiun radio Voice of Palestine, Awadallah mengatakan bahwa setiap dewan yang baru dibentuk seharusnya tidak menggantikan lembaga-lembaga Palestina yang sah. Dia menambahkan bahwa rakyat Palestina menginginkan stabilitas, berakhirnya perang di Jalur Gaza, serta penghentian pembunuhan dan penghancuran, sehingga Gaza dapat pulih dan dibangun kembali.
Trump secara resmi meluncurkan apa yang disebut ‘Dewan Perdamaian’ pada 22 Januari dalam sebuah upacara penandatanganan piagam di Forum Ekonomi Dunia (World Economic Forum) di Davos, Swiss. Beberapa negara besar dunia dan sekutu tradisional AS telah menolak bergabung dengan dewan tersebut.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Helikopter Apache ditembak jatuh, AS langsung gempur Iran
Indonesia
•
10 Jun 2026

Dewan Keamanan PBB adopsi resolusi terkait serangan Houthi di Laut Merah
Indonesia
•
11 Jan 2024

Lebih dari 720.000 pelajar Palestina kehilangan akses ke pendidikan dasar
Indonesia
•
15 Sep 2026

Serangan bom api Israel paksa warga Gaza mengungsi, kemungkinan tak bisa kembali ke rumah
Indonesia
•
25 Jun 2026


Berita Terbaru

Xi undang 100.000 pemuda AS ke China dalam 5 tahun, panda juga segera tiba di Atlanta
Indonesia
•
25 Sep 2026

Puluhan delegasi pilih ‘walk out’ saat Netanyahu pidato di Sidang Majelis Umum PBB
Indonesia
•
25 Sep 2026

Telaah – Dari persaingan ke kerja sama, Xi dorong China-AS temukan cara hidup berdampingan
Indonesia
•
26 Sep 2026

Jumlah pengungsi Yaman tembus 129.438 orang, ribuan menyeberang ke Djibouti
Indonesia
•
23 Sep 2026
