Sumber Mesir sebut Israel desak Hamas lucuti senjata sebelum terima usulan gencatan senjata Gaza

Seorang anak duduk di depan tenda para pengungsi di sebuah tempat penampungan sementara di Gaza City pada 30 April 2025. Angin kencang yang membawa debu melanda Jalur Gaza pada Rabu (30/4). (Xinhua/Rizek Abdeljawad)
Pelucutan senjata Hamas menjadi prasyarat bagi penerimaan Israel terhadap usulan gencatan senjata enam bulan di Gaza yang diajukan oleh Mesir.
Kairo, Mesir (Xinhua/Indonesia Window) – Israel bersikeras bahwa pelucutan senjata Hamas menjadi prasyarat bagi penerimaannya terhadap usulan gencatan senjata enam bulan di Gaza yang diajukan oleh Mesir, menurut sejumlah sumber Mesir yang mengetahui dengan baik situasi tersebut kepada Xinhua pada Selasa (29/4).Menurut sumber tersebut, tanggapan Israel disampaikan oleh delegasi keamanan Israel yang dipimpin oleh Menteri Urusan Strategis Israel Ron Dermer dalam sebuah pertemuan dengan sejumlah pejabat Mesir pada Senin (28/4) di Kairo.Inisiatif Mesir mencakup penghentian permusuhan selama enam bulan, pembebasan setengah dari sandera Israel yang saat ini ditahan di Gaza, pembukaan pelintasan perbatasan Rafah, serta masuknya bantuan kemanusiaan ke Gaza, kata sumber itu.Mereka juga mengungkapkan bahwa pihak Mesir akan mengadakan pertemuan dengan Hamas pekan depan untuk membahas tanggapan Israel.Pada Selasa, surat kabar Israel, Israel Hayom, mengutip dari seorang sumber diplomatik Israel, menyebut laporan media asing yang mengklaim adanya "terobosan signifikan" dalam perundingan gencatan senjata di Gaza sebagai "tidak akurat.""Israel terus-menerus dan tanpa lelah bekerja sama dengan pihak Amerika dan para mediator untuk mendorong kesepakatan pembebasan sandera kami, tetapi hingga kini belum ada kesepakatan yang dicapai," ujar sumber diplomatik tersebut.Menjelang kunjungannya ke Mesir, Dermer menegaskan kembali komitmen Israel untuk melucuti senjata Hamas, mengakhiri kekuasaan Hamas di Gaza, dan memastikan tidak ada lagi ancaman terhadap Israel dari wilayah kantung tersebut.Delegasi Hamas yang dipimpin oleh pemimpin senior Khalil al-Hayya di Kairo, pada Sabtu (26/4), menyetujui untuk membebaskan seluruh sandera Israel dengan imbalan gencatan senjata selama lima tahun, menurut seorang sumber keamanan Mesir kepada Xinhua. Menurut kantor penyiaran milik negara Israel, Kan TV News, Israel menolak usulan tersebut.Israel menghentikan masuknya pasokan bantuan ke Gaza pada 2 Maret, setelah berakhirnya fase pertama gencatan senjata selama enam pekan dengan Hamas yang dimulai pada 19 Januari. Israel mengklaim penghentian tersebut disebabkan oleh penolakan Hamas terhadap tawaran perpanjangan fase pertama. Pasukan Israel kemudian melanjutkan serangan ke seluruh wilayah Gaza pada 18 Maret, yang secara efektif mengakhiri kesepakatan gencatan senjata bertahap itu.Negosiasi tidak langsung antara Hamas dan Israel, yang dimediasi oleh Qatar, Mesir, dan Amerika Serikat, telah berlangsung selama beberapa pekan, dengan tujuan mengakhiri konflik berkepanjangan di Gaza yang meletus pada Oktober 2023.Laporan: RedaksiBagikan
Komentar
Berita Terkait

Rusia serang Kyiv untuk pertama kalinya, pertempuran pecah di Ukraina timur
Indonesia
•
05 Jun 2022

Satu-satunya saluran TV nasional Lebanon ditutup sementara karena masalah gaji
Indonesia
•
14 Aug 2023

Menlu China tegaskan solusi dua negara satu-satunya jalan selesaikan masalah Palestina
Indonesia
•
02 Dec 2023

Kementerian Pertahanan Rusia sebut pasukannya rebut kembali 3 permukiman di wilayah Kursk
Indonesia
•
11 Mar 2025
Berita Terbaru

Nilai mata uang Iran anjlok ke level terendah dalam sejarah di tengah tekanan ekonomi
Indonesia
•
29 Jan 2026

Aktivis AS berencana gelar aksi protes kedua, tuntut agen federal hengkang dari Minnesota
Indonesia
•
29 Jan 2026

Badan Pangan PBB akan hentikan operasi di wilayah Yaman yang dikuasai Houthi, akhiri kontrak 360 pegawai
Indonesia
•
29 Jan 2026

Swedia luncurkan program baru untuk tekan kekerasan laki-laki terhadap perempuan
Indonesia
•
29 Jan 2026
