
Putin teken dekret persetujuan revisi doktrin nuklir

Sistem rudal balistik antarbenua Rusia RS-24 Yars terlihat di Lapangan Merah dalam parade Hari Kemenangan di Moskow, Rusia, pada 9 Mei 2019. (Xinhua/Bai Xueqi)
Pembaruan doktrin nuklir Rusia menyebutkan, Rusia memandang senjata nuklir "sebagai alat pencegahan ... yang merupakan pilihan terakhir dan tindakan terpaksa," dan negara tersebut melakukan "semua upaya yang diperlukan" untuk mengurangi ancaman nuklir dan mencegah eskalasi ketegangan antarnegara yang dapat menyebabkan konflik militer, termasuk konflik nuklir.
Moskow, Rusia (Xinhua/Indonesia Window) – Presiden Rusia Vladimir Putin menandatangani sebuah dekret persetujuan pembaruan doktrin nuklir Rusia, demikian dilaporkan Kremlin pada Selasa (19/11).Dekret tersebut, yang dipublikasikan di situs jejaring Kremlin, menyatakan bahwa agresi oleh negara mana pun dalam koalisi militer atau blok terhadap Rusia atau sekutunya dipandang sebagai agresi oleh seluruh blok secara keseluruhan, dan agresi dari negara non-nuklir, dengan keterlibatan atau dukungan kekuatan nuklir, akan dianggap sebagai serangan gabungan terhadap Rusia.Menurut dokumen itu, Rusia memandang senjata nuklir "sebagai alat pencegahan ... yang merupakan pilihan terakhir dan tindakan terpaksa," dan negara tersebut melakukan "semua upaya yang diperlukan" untuk mengurangi ancaman nuklir dan mencegah eskalasi ketegangan antarnegara yang dapat menyebabkan konflik militer, termasuk konflik nuklir.Doktrin yang direvisi itu juga mengklarifikasi negara-negara dan aliansi militer yang menjadi subjek pencegahan nuklir. Menurut dekret tersebut, pencegahan nuklir ditujukan untuk musuh potensial, yang didefinisikan sebagai "negara individual dan koalisi militer yang memandang Rusia sebagai musuh potensial" dan memiliki senjata nuklir atau kemampuan militer serbaguna yang signifikan.Pencegahan nuklir juga ditujukan kepada negara-negara yang mengizinkan wilayah dan sumber daya mereka digunakan untuk agresi melawan Rusia, tambah dekret tersebut.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Forum internasional tentang modernisasi China digelar di Beijing
Indonesia
•
29 Mar 2023

Kemenlu China: AS masukkan entitas China ke daftar hitam untuk rusak kemakmuran dan stabilitas Xinjiang
Indonesia
•
03 Aug 2023

Penangguhan visa Saudi berlaku atas wisatawan dari beberapa negara
Indonesia
•
02 Mar 2020

Para pemimpin UE dan G7 desakkan upaya mencegah eskalasi di Timur Tengah
Indonesia
•
15 Apr 2024


Berita Terbaru

Xi undang 100.000 pemuda AS ke China dalam 5 tahun, panda juga segera tiba di Atlanta
Indonesia
•
25 Sep 2026

Puluhan delegasi pilih ‘walk out’ saat Netanyahu pidato di Sidang Majelis Umum PBB
Indonesia
•
25 Sep 2026

Telaah – Dari persaingan ke kerja sama, Xi dorong China-AS temukan cara hidup berdampingan
Indonesia
•
26 Sep 2026

Jumlah pengungsi Yaman tembus 129.438 orang, ribuan menyeberang ke Djibouti
Indonesia
•
23 Sep 2026
