Inspeksi sistem pembuangan air terkontaminasi nuklir PLTN Fukushima rampung

Foto yang diambil pada 6 Maret 2023 ini menunjukkan pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) Fukushima Daiichi terlihat dari Futabacho, Futabagun, Prefektur Fukushima, Jepang. (Xinhua/Zhang Xiaoyu)
Pembuangan air limbah radioaktif dari pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) Fukushima Daiichi yang rusak ke laut terus ditentang oleh negara-negara tetangganya dan negara-negara di Kepulauan Pasifik.
Tokyo, Jepang (Xinhua) – Regulator nuklir Jepang selesai menginspeksi sebuah sistem yang baru rampung untuk pembuangan air limbah radioaktif dari pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) Fukushima Daiichi yang rusak ke laut, demikian dilaporkan media lokal.Otoritas Regulasi Nuklir (Nuclear Regulation Authority/NRA) pada Jumat (30/6) melakukan pemeriksaan kebocoran dan ketidaknormalan lainnya dengan mengalirkan air melalui sistem tersebut dan memeriksa katup penghentian darurat untuk memastikannya berfungsi dengan baik, lapor lembaga penyiaran publik NHK.
Orang-orang memprotes rencana pemerintah Jepang untuk membuang air terkontaminasi nuklir ke laut di Fukushima, Jepang, pada 20 Juni 2023. (Xinhua/Zhang Xiaoyu)
Bagikan
Komentar
Berita Terkait

Sidang dengar pendapat atas gugatan TikTok terhadap larangan di Montana digelar
Indonesia
•
14 Oct 2023

Mendagri Ukraina tewas dalam kecelakaan helikopter di dekat Kiev
Indonesia
•
19 Jan 2023

Laporan sebut nilai kerusakan infrastruktur penting di Gaza diperkirakan tembus 18,5 miliar dolar AS
Indonesia
•
03 Apr 2024

Jajak pendapat: 68 persen warga jepang dukung diplomasi yang lebih independen dari AS
Indonesia
•
27 Apr 2025
Berita Terbaru

Nilai mata uang Iran anjlok ke level terendah dalam sejarah di tengah tekanan ekonomi
Indonesia
•
29 Jan 2026

Aktivis AS berencana gelar aksi protes kedua, tuntut agen federal hengkang dari Minnesota
Indonesia
•
29 Jan 2026

Badan Pangan PBB akan hentikan operasi di wilayah Yaman yang dikuasai Houthi, akhiri kontrak 360 pegawai
Indonesia
•
29 Jan 2026

Swedia luncurkan program baru untuk tekan kekerasan laki-laki terhadap perempuan
Indonesia
•
29 Jan 2026
