Ilmuwan China temukan bukti eksperimental pertama dari partikel mirip graviton

Du Lingjie, pemimpin tim peneliti internasional sekaligus profesor di Fakultas Fisika Universitas Nanjing, terlihat di Nanjing, Provinsi Jiangsu, China timur, pada 28 Maret 2024. (Xinhua/Li Jiahao)
Penemuan partikel mirip graviton yang disebut chiral graviton mode (CGM), menandai pembuktian eksperimental pertama dari konsep graviton, yang diajukan oleh para perintis gravitasi kuantum sejak 1930-an, dalam sistem materi yang terkondensasi.
Nanjing, China (Xinhua) – Sebuah tim peneliti internasional yang dipimpin oleh para ilmuwan China untuk pertama kalinya menyajikan bukti eksperimental dari partikel mirip graviton yang disebut chiral graviton mode (CGM), dengan temuan yang dipublikasikan di jurnal ilmiah Nature pada Kamis (28/3).Penemuan partikel mirip graviton ini menandai pembuktian eksperimental pertama dari konsep graviton, yang diajukan oleh para perintis gravitasi kuantum sejak 1930-an, dalam sistem materi yang terkondensasi, kata Du Lingjie, pemimpin tim tersebut sekaligus profesor di Fakultas Fisika Universitas Nanjing, di Provinsi Jiangsu, China timur.Graviton merupakan partikel elementer yang belum ditemukan yang terkenal di dunia gravitasi kuantum. Keberadaan graviton dapat mengisi kesenjangan kritis antara mekanika kuantum dan teori relativitas umum Einstein, memberikan kontribusi penting bagi fisika modern, dan mempelajari partikel mirip graviton seperti CGM dapat membantu meneliti fisika graviton, ungkap Du.Du menambahkan bahwa penelitian ini didasarkan pada teori-teori yang menyebutkan keberadaan graviton mode di bawah kondisi fractional quantum Hall (FQH) dalam materi terkondensasi, yang memiliki sifat yang mirip dengan graviton.Tim tersebut memulai program eksperimental mereka lima tahun yang lalu, dan kemudian menghabiskan lebih dari tiga tahun untuk merancang dan merakit peralatan eksperimental khusus untuk penelitian dalam suhu yang sangat rendah dan medan magnet yang kuat.Du dan timnya mengharapkan penemuan lebih lanjut dalam fisika kuantum dengan peralatan eksperimental.Laporan: RedaksiBagikan
Komentar
Berita Terkait

Peneliti China temukan target terapi untuk kanker payudara tripel negatif
Indonesia
•
13 Nov 2022

Peneliti BRIN petakan sebaran keanekaragaman udang Mysid di Indonesia
Indonesia
•
21 Jul 2024

Menyusui bentuk ulang sistem imun untuk cegah kanker payudara
Indonesia
•
22 Oct 2025

COVID-19 – Ahli: Vaksin Taiwan siap paling cepat pertengahan 2021
Indonesia
•
22 Oct 2020
Berita Terbaru

Deforestasi dan perubahan pemanfaatan lahan intensifkan gelombang panas global
Indonesia
•
29 Jan 2026

Batu bergagang berusia 70.000 tahun ditemukan, mitos keterlambatan teknologi Asia Timur terpatahkan
Indonesia
•
29 Jan 2026

Palem nyabah di ujung tanduk, BRIN amankan ‘cetak biru genetik’ untuk selamatkan warisan Bali
Indonesia
•
28 Jan 2026

Hingga akhir 2025, stasiun pemancar 5G di China tembus 4,83 juta unit
Indonesia
•
28 Jan 2026
