Sekjen PBB: Israel ciptakan hambatan besar bagi distribusi bantuan di Gaza

Orang-orang melakukan upaya penyelamatan usai serangan udara Israel di Kota Rafah, Jalur Gaza selatan, pada 20 Desember 2023. (Xinhua/Yasser Qudih)
Pengeboman Israel yang intens dan pertempuran yang gencar di daerah perkotaan yang padat penduduk di seluruh Gaza mengancam nyawa warga sipil dan para pekerja bantuan kemanusiaan.
PBB (Xinhua) – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres pada Jumat (22/12) mengatakan bahwa serangan Israel telah menciptakan hambatan besar bagi distribusi bantuan kemanusiaan di dalam Gaza.Banyak orang mengukur efektivitas operasi kemanusiaan di Gaza berdasarkan jumlah truk yang diizinkan untuk menurunkan muatan bantuan di perbatasan Mesir-Gaza. Ini merupakan kesalahan, kata Guterres."Masalah sesungguhnya adalah bahwa cara Israel melakukan serangan ini menciptakan hambatan besar bagi distribusi bantuan kemanusiaan di dalam Gaza," ujarnya kepada para wartawan.Operasi bantuan yang efektif di Gaza membutuhkan keamanan, staf yang dapat bekerja dengan aman, kapasitas logistik, dan dimulainya kembali aktivitas komersial. Keempat faktor ini tidak ada, ungkapnya.Keamanan untuk pengiriman bantuan tidak tersedia. Pengeboman Israel yang intens dan pertempuran yang gencar di daerah perkotaan yang padat penduduk di seluruh Gaza mengancam nyawa warga sipil dan para pekerja bantuan kemanusiaan. PBB menunggu selama 71 hari sampai akhirnya Israel mengizinkan bantuan masuk ke Gaza melalui perlintasan Kerem Shalom. Perlintasan tersebut kemudian digempur ketika truk-truk bantuan sedang berada di area itu, tuturnya.Operasi kemanusiaan membutuhkan staf yang dapat tinggal dan bekerja dengan aman. Sebanyak 136 staf PBB di Gaza tewas dalam 75 hari, sesuatu yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah PBB. Tidak ada tempat yang aman di Gaza, kata Guterres.
Orang-orang melakukan upaya penyelamatan usai serangan udara Israel di Kota Rafah, Jalur Gaza selatan, pada 20 Desember 2023. (Xinhua/Yasser Qudih)
Bagikan
Komentar
Berita Terkait

Majelis Umum PBB adopsi draf resolusi yang dukung solusi dua negara
Indonesia
•
14 Sep 2025

AS tulis kembali pernyataan 'tidak dukung kemerdekaan Taiwan' di lembar fakta
Indonesia
•
03 Jun 2022

8 juta liter Zamzam didistribusikan di Masjidil Haram pada 10 hari pertama Ramadhan
Indonesia
•
12 Apr 2022

Israel konfirmasi serang Pasukan Penjaga Perdamaian PBB di Lebanon, "salah klasifikasi" karena cuaca
Indonesia
•
18 Nov 2025
Berita Terbaru

Nilai mata uang Iran anjlok ke level terendah dalam sejarah di tengah tekanan ekonomi
Indonesia
•
29 Jan 2026

Aktivis AS berencana gelar aksi protes kedua, tuntut agen federal hengkang dari Minnesota
Indonesia
•
29 Jan 2026

Badan Pangan PBB akan hentikan operasi di wilayah Yaman yang dikuasai Houthi, akhiri kontrak 360 pegawai
Indonesia
•
29 Jan 2026

Swedia luncurkan program baru untuk tekan kekerasan laki-laki terhadap perempuan
Indonesia
•
29 Jan 2026
