
Tim ilmuwan China ekstraksi inti es terpanjang di dunia di luar kawasan kutub

Foto dari udara yang diabadikan menggunakan 'drone' pada 11 September 2024 ini menunjukkan kamp tim ekspedisi ilmiah di titik Dome.C yang berada di puncak Gletser Purog Kangri, Daerah Otonom Xizang, China barat daya. (Xinhua/Jiang Fan)
Pengeboran inti es dan pengukuran ketebalan Gletser Purog Kangri merupakan bagian dari proyek penelitian dan ekspedisi ilmiah kedua China di Dataran Tinggi Qinghai-Xizang, yang dimulai pada Agustus 2017.
Lhasa, Dataran Tinggi Tibet (Xinhua/Indonesia Window) – Tim ilmuwan China pada Selasa (29/10) mengumumkan bahwa mereka berhasil mengekstraksi inti es sepanjang 324 meter dari gletser paling tebal di Dataran Tinggi Qinghai-Xizang, menjadikannya inti es terpanjang yang pernah dibor di dataran tinggi itu sekaligus inti es terpanjang di dunia di luar kawasan kutub.Menantang angin dan salju, para peneliti dari Akademi Ilmu Pengetahuan China (Chinese Academy of Sciences/CAS) bekerja tanpa kenal lelah selama lebih dari satu bulan di puncak Gletser Purog Kangri di wilayah Tsonyi, Daerah Otonom Xizang. Tsonyi merupakan wilayah tertinggi di China dengan ketinggian lebih dari 5.000 meter di atas permukaan laut.Inti es tersebut melampaui rekor sebelumnya yang tercatat pada 1992, ketika para ilmuwan dari China dan Amerika Serikat mengebor inti es sepanjang 308,6 meter dari Tudung Es Guliya di Prefektur Ngari di dataran tinggi Xizang, China, ungkap CAS.Gletser berisi informasi penting tentang sejarah iklim Bumi."Inti es terpanjang ini memiliki karakteristik geografis dan iklim yang unik, merekam informasi iklim dan lingkungan jangka panjang untuk daerah tersebut," kata Xu Baiqing, pemimpin proyek ekstraksi tersebut sekaligus wakil direktur Institut Penelitian Dataran Tinggi Tibet yang dinaungi CAS.
Foto dari udara yang diabadikan menggunakan <em>drone</em> ini menunjukkan anggota tim ekspedisi ilmiah China sedang menjelajah jauh ke dalam Gletser Purog Kangri di Daerah Otonom Xizang, China barat daya, pada 4 September 2024. (Xinhua/Jiang Fan)
Yao Tandong (kiri, belakang) dan Lonnie Thompson (kedua dari kanan) memeriksa inti es yang dibor di sebuah lokasi kerja di Gletser Purog Kangri di Daerah Otonom Xizang, China barat daya, pada 12 September 2024. (Xinhua/Jiang Fan)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Helikopter Apache Boeing capai 5 juta jam terbang
Indonesia
•
03 Mar 2023

Jumlah bangau putih oriental yang terlihat di cagar alam Shanghai catatkan rekor
Indonesia
•
25 Nov 2023

COVID-19 – Vaksin buatan Taiwan-AS segera masuk uji pada manusia
Indonesia
•
31 Aug 2020

Pameran teknologi Jerman soroti keberlanjutan pada elektronik konsumen
Indonesia
•
06 Sep 2023


Berita Terbaru

China sertifikasi ‘batch’ pertama pilot ‘airship’ buatan dalam negeri untuk layanan komersial
Indonesia
•
10 May 2026

Suhu permukaan laut ekstrapolar tertinggi kedua pada April
Indonesia
•
10 May 2026

Penelitian ungkap Selandia Baru diprediksi akan hadapi lonjakan tajam kasus kanker lambung
Indonesia
•
10 May 2026

Teknologi antarmuka otak-komputer bantu rehabilitasi pasien penyakit saraf
Indonesia
•
10 May 2026
