
Pentagon mulai kosongkan pangkalan di Suriah, 1.000 tentara AS segera dipulangkan

Pengungsi Suriah meninggalkan Kamp Al-Arisha di Suriah timur laut pada 11 Februari 2025. (Xinhua/Str)
Pentagon telah menarik semua tentara AS dari pangkalan Al-Shaddadi di Suriah timur laut dan dari garnisun Al Tanf, sebuah pos terdepan strategis di perbatasan Suriah, Yordania, dan Irak.
Washington, Amerika Serikat (Xinhua/Indonesia Window) – Amerika Serikat (AS) sedang menarik seluruh pasukannya, yang berjumlah sekitar 1.000 personel, dari Suriah, lapor The Wall Street Journal pada Rabu (18/2) dengan mengutip tiga pejabat AS.
Menurut laporan tersebut, Pentagon sebelumnya pada bulan ini telah menarik semua tentara AS dari pangkalan Al-Shaddadi di Suriah timur laut dan dari garnisun Al Tanf, sebuah pos terdepan strategis di perbatasan Suriah, Yordania, dan Irak.
Dalam dua bulan ke depan, semua pasukan AS yang tersisa akan meninggalkan Suriah, mengakhiri kehadiran militer AS selama satu dekade yang menurut Gedung Putih tidak lagi diperlukan di negara tersebut, demikian disampaikan dua pejabat AS kepada The Wall Street Journal.
Para pejabat mengatakan penarikan tersebut tidak terkait dengan pengerahan besar-besaran militer AS di Timur Tengah baru-baru ini untuk potensi serangan terhadap Iran.
Pasukan AS pertama kali dikerahkan ke Suriah pada 2014 di bawah komando presiden saat itu, Barack Obama, dengan tujuan memerangi ISIS di tengah perang saudara yang berkecamuk di Suriah. Selama masa jabatan pertama Presiden Donald Trump, jumlah pasukan AS di Suriah secara bertahap telah dikurangi.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Netanyahu sebut militer Israel akan kuasai benteng hamas yang tersisa di Gaza
Indonesia
•
11 Aug 2025

Rusia akan menindak Wikimedia karena berita palsu tentang konflik Ukraina
Indonesia
•
20 Jul 2022

Rusia coba kumpulkan puing-puing ‘drone’ AS dari Laut Hitam
Indonesia
•
16 Mar 2023

Semakin banyak negara Eropa evakuasi diplomat dan warga dari Afghanistan
Indonesia
•
17 Aug 2021


Berita Terbaru

Feature – Saat ekonomi terpuruk, makanan gratis jadi harapan bagi warga rentan di Sanaa, Yaman
Indonesia
•
17 Mar 2026

Fokus Berita – Misi militer AS di Selat Hormuz ditolak sekutu Eropa
Indonesia
•
17 Mar 2026

Komandan Korps Garda Revolusi sebut Selat Hormuz tidak ditutup, tetapi berada di bawah kendali Iran
Indonesia
•
17 Mar 2026

Iran tak minta gencatan senjata atau negosiasi, siap bela diri selama yang diperlukan
Indonesia
•
17 Mar 2026
