
2022 jadi tahun terpanas di Italia sejak 1800

Seorang wanita berlindung dari sinar matahari menggunakan payung di tengah cuaca panas di Colosseum di Roma, Italia, pada 17 Juni 2022. (Xinhua/Alberto Lingria)
Periode musim panas Italia pada 2022 membuat ketinggian air turun 75 persen di sebagian besar sungai utama di negara itu, memangkas sepertiga produksi pertanian, serta menyebabkan ratusan kasus kematian.
Roma, Italia (Xinhua) – Tahun ini akan menjadi tahun terpanas di Italia sejak pencatatan dimulai pada 1800, menurut data dari Institut Ilmu Atmosfer yang dinaungi oleh Dewan Penelitian Nasional (National Research Council/NRC) Italia."Terdapat catatan rekor tertinggi di sepanjang tahun ini, yang dimulai pada musim semi, sepanjang musim panas, dan saat ini pada musim dingin," ujar Bernardo Gozzini, direktur konsorsium meteorologi LaMMA NRC, kepada Xinhua.Rekor baru itu tidak akan disahkan hingga akhir tahun 2022, namun sejumlah pejabat LaMMA menyampaikan bahwa secara statistik mustahil bagi rata-rata suhu untuk turun hingga menjadi lebih rendah dari angka yang tercatat pada 2018, yang sebelumnya merupakan tahun terpanas yang pernah tercatat di Italia.LaMMA pada Juli mulai melaporkan bahwa tahun ini berpotensi untuk menjadi tahun terpanas dalam sejarah. Pada Oktober, konsorsium itu menyampaikan bahwa suhu di Italia utara dan tengah 3,2 derajat Celsius lebih tinggi dari biasanya.
Sebuah termometer menunjukkan suhu 16 derajat Celsius pada Hari Natal di Roma, Italia, pada 25 Desember 2022. (Xinhua/Jin Mamengni)
Seorang wisatawan berjalan melewati sebuah air mancur di Piazza del Popolo di Roma, Italia, pada 5 Agustus 2022. (Xinhua/Alberto Lingria)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Jumlah warga Palestina yang tewas di Gaza tembus 23.000 orang
Indonesia
•
09 Jan 2024

Tiga ekor panda di taman satwa Belgia akan dipulangkan ke China
Indonesia
•
21 Feb 2024

Menghafal Al-Qur’an butuhkan niat, keikhlasan, dan hati yang bersih
Indonesia
•
06 Jul 2025

Lindungi anak, China tindak mikrodrama bermuatan konten tak pantas
Indonesia
•
11 Jan 2026


Berita Terbaru

Hadapi penyakit langka, kawasan Asia-Pasifik luncurkan aliansi genomik
Indonesia
•
11 May 2026

Penggemar sepak bola diimbau waspadai penipuan tiket jelang Piala Dunia
Indonesia
•
11 May 2026

Delegasi Universitas Negeri Yogyakarta kunjungi universitas di Beijing, bahas pertukaran akademis
Indonesia
•
10 May 2026

Seluruh penumpang kapal terdampak hantavirus menjadi kontak "berisiko tinggi"
Indonesia
•
10 May 2026
