
Australia luncurkan basis data tulang hewan 3D pertama di dunia

Foto ini menunjukkan kumpulan tulang dari spesies asal Australia yang diabadikan oleh Ozboneviz, basis data 3D daring baru yang dikembangkan oleh Universitas Flinders Australia dan para mitranya. (Xinhua/Universitas Flinders)
Perpustakaan data keanekaragaman hayati 3D dengan akses terbuka terbesar di Australia menampilkan lebih dari 1.600 kerangka digital, termasuk kerangka kanguru, platipus, burung emu, harimau Tasmania dan bandekut berkaki seperti babi yang telah punah, serta hewan-hewan lainnya.
Canberra, Australia (Xinhua/Indonesia Window) – Satwa liar Australia, baik yang masih hidup maupun telah punah, kini dapat diakses oleh dunia dengan detail yang menakjubkan berkat basis data tiga dimensi (3D) daring baru yang dinamai ‘Ozboneviz’.Dikembangkan oleh Universitas Flinders Australia dan para mitranya, perpustakaan data keanekaragaman hayati 3D dengan akses terbuka terbesar di Australia itu menampilkan lebih dari 1.600 kerangka digital, termasuk kerangka kanguru, platipus, burung emu, harimau Tasmania dan bandekut berkaki seperti babi yang telah punah, serta hewan-hewan lainnya, menurut pernyataan dari universitas yang berbasis di Adelaide tersebut pada Rabu (11/6).Proyek tersebut menggunakan pemindaian dan pencitraan tomografi terkomputasi (CT) yang canggih untuk memotret anatomi 189 spesies ikonis. Model-model itu disimpan dalam platform MorphoSource, yang mengelola sistem katalog bergaya museum, dan terbuka bagi semua pihak yang ingin mengunduhnya untuk penggunaan nonkomersial, papar pernyataan tersebut.
<em>Associate Professor</em> Vera Weisbecker dari Universitas Flinders memegang tulang asli dan tulang yang dicetak secara 3D dari spesies yang direpresentasikan dalam Ozboneviz, basis data 3D daring baru, di Universitas Flinders, Australia, pada 16 April 2025. (Xinhua/Universitas Flinders)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

COVID-19 – Peneliti Taiwan teliti kemungkinan pengobatan
Indonesia
•
07 Sep 2021

China publikasikan set data baru yang diperoleh wahana Mars dan Bulan
Indonesia
•
06 Sep 2023

Iran mengatakan telah membangun rudal balistik hipersonik
Indonesia
•
11 Nov 2022

Ilmuwan China, Inggris, dan Denmark pecahkan kode ‘harta karun genetik’ mikroorganisme laut
Indonesia
•
11 Sep 2024


Berita Terbaru

Laut makin panas, ancaman terhadap manusia meluas hingga kesehatan mental
Indonesia
•
12 Aug 2026

Beton ramah lingkungan mengembang dalam 14 detik, biaya material bisa turun 94 persen
Indonesia
•
11 Aug 2026

Feature – Dari Laut Jawa ke Laut Banda: Jejak air tawar ungkap rahasia laut Indonesia
Indonesia
•
09 Aug 2026

Feature – Di tengah riuh IGD, AI bantu tentukan pasien yang harus didahulukan
Indonesia
•
08 Aug 2026
