
Panglima militer Sudan sebut pertempuran lawan paramiliter RSF akan segera berakhir

Foto yang disediakan oleh Dewan Kedaulatan Transisi Sudan ini menunjukkan seorang perwira militer Sudan (kanan, depan) menyambut Panglima Angkatan Bersenjata Sudan (Sudanese Armed Forces/SAF) Abdel Fattah Al-Burhan (kiri, depan) yang baru tiba di Kota Omdurman, sebelah barat laut Khartoum, ibu kota Sudan, pada 12 Maret 2024. (Xinhua)
Pertempuran melawan paramiliter Pasukan Dukungan Cepat (Rapid Support Forces/RSF) hampir berakhir dan pemberontakan akan ditumpas.
Khartoum, Sudan (Xinhua/Indonesia Window) - Ketua Dewan Kedaulatan Transisi Sudan Abdel Fattah Al-Burhan pada Ahad (26/1) mengatakan bahwa pertempuran melawan paramiliter Pasukan Dukungan Cepat (Rapid Support Forces/RSF) hampir berakhir dan pemberontakan akan ditumpas.Al-Burhan, yang juga menjabat sebagai panglima Angkatan Bersenjata Sudan (Sudanese Armed Forces/SAF), menyampaikan pernyataan tersebut saat mengunjungi markas Komando Umum SAF di ibu kota Khartoum, yang baru-baru ini dibebaskan dari pengepungan selama 21 bulan yang dilakukan oleh RSF, menurut pernyataan dari dewan kedaulatan itu."Pertempuran akan segera berakhir dan pemberontakan akan ditumpas. Janji kami kepada rakyat Sudan adalah bahwa kami akan memerangi para penjahat ini sampai kami mengalahkan mereka," kata Al-Burhan kepada kerumunan tentara."Angkatan bersenjata kita mampu dan tangguh. Mereka tidak akan kalah, dan sejarah mereka tidak perlu diragukan," katanya.Pada Jumat (24/1), tentara Sudan mengumumkan bahwa pihaknya telah mengakhiri pengepungan markas Komando Umum, yang telah berlangsung sejak pecahnya perang pada April 2023.Markas Komando Umum, yang terletak di jantung kota Khartoum, terdiri dari lima bangunan utama, termasuk Markas Besar Angkatan Darat, Komando Angkatan Laut, Markas Besar Angkatan Udara, Intelijen Militer, dan Kementerian Pertahanan.
Gambar yang dirilis oleh Angkatan Bersenjata Sudan (Sudanese Armed Forces/SAF) pada 24 Agustus 2023 ini menunjukkan Panglima SAF Abdel Fattah Al-Burhan (tengah) di dekat Khartoum, Sudan. (Xinhua)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Fokus Berita – Teheran kukuh pertahankan garis merah untuk pembicaraan putaran kedua dengan AS di Jenewa
Indonesia
•
16 Feb 2026

Satu-satunya saluran TV nasional Lebanon ditutup sementara karena masalah gaji
Indonesia
•
14 Aug 2023

Kapal kargo karam di perairan Yunani, 13 orang hilang
Indonesia
•
27 Nov 2023

Kepolisian Finlandia sebut kerusakan jalur pipa gas Balticconnector kemungkinan besar disebabkan oleh "aktivitas eksternal"
Indonesia
•
12 Oct 2023


Berita Terbaru

Badan Maritim PBB hentikan evakuasi setelah serangan di Teluk Oman, 11.000 pelaut terjebak di Selat Hormuz
Indonesia
•
26 Jun 2026

Iran desak AS hentikan interpretasi yang bertentangan dengan MoU perdamaian
Indonesia
•
26 Jun 2026

Arab Saudi tangguhkan perjalanan ke tiga negara Afrika, cegah penyebaran Ebola
Indonesia
•
26 Jun 2026

Oman tegaskan Selat Hormuz tak akan kenakan biaya transit, jamin navigasi tetap aman
Indonesia
•
26 Jun 2026
