Putin soroti hasil "positif" perundingan Rusia-AS di Riyadh

Presiden Rusia Vladimir Putin berpidato dalam konferensi pers tahunannya di Moskow, Rusia, pada 19 Desember 2024. (Xinhua/Cao Yang)
Perundingan antara Rusia-Amerika Serikat baru-baru ini di Riyadh terutama difokuskan pada pemulihan hubungan antara Moskow dan Washington.
Moskow, Rusia (Xinhua/Indonesia Window) – Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan bahwa dirinya telah diberi tahu mengenai perundingan antara Rusia-Amerika Serikat (AS) baru-baru ini di Riyadh, seraya menyebut bahwa hasilnya positif. Demikian dilaporkan media lokal pada Rabu (19/2)."Saya telah diberi penjelasan mengenai perundingan tersebut. Saya mengapresiasinya. Ada hasil nyata," kata Putin saat menjawab pertanyaan media dalam kunjungannya ke sebuah pabrik produksi drone atau Unmanned Aerial Vehicle (UAV) di St. Petersburg.Putin mengungkapkan bahwa dirinya sangat menghargai hasil pertemuan tingkat tinggi itu. Dia juga berkata negosiasi tersebut membuka jalan menuju dimulainya kembali kerja sama di berbagai bidang yang menjadi kepentingan bersama.Perundingan itu terutama difokuskan pada pemulihan hubungan antara Moskow dan Washington, kata Putin, seraya menambahkan bahwa penguatan kepercayaan antara kedua negara sangat penting guna menyelesaikan isu-isu mendesak, termasuk konflik Ukraina.Rusia dan AS bekerja sama dalam isu-isu utama yang berkaitan dengan kerja sama ekonomi, luar angkasa, dan energi, ungkap Putin.Presiden Rusia itu juga mengatakan bahwa dirinya ingin bertemu dengan Presiden AS Donald Trump, meskipun diperlukan beberapa persiapan sebelumnya.Berbicara tentang kemungkinan negosiasi mengenai Ukraina, Putin menyampaikan Trump telah mengatakan dalam percakapan telepon mereka bahwa AS berasumsi Rusia maupun Ukraina akan berpartisipasi dalam negosiasi itu.Delegasi Rusia dan AS mengadakan pembicaraan pada Selasa (18/2) di Riyadh, Arab Saudi, dalam interaksi tatap muka pertama antara pejabat senior AS dan Rusia sejak pecahnya konflik Rusia-Ukraina pada Februari 2022.Laporan: RedaksiBagikan
Komentar
Berita Terkait

China dengan tegas tolak provokasi terang-terangan AS
Indonesia
•
05 Aug 2022

Prancis akui Negara Palestina dalam pertemuan PBB tentang Solusi Dua Negara
Indonesia
•
24 Sep 2025

COVID-19 – Taiwan: Solidaritas global efektif akhiri pandemik
Indonesia
•
07 Sep 2020

Palestina tuding Israel batasi pergerakan di Tepi Barat dengan bangun pos pemeriksaan baru
Indonesia
•
05 Mar 2025
Berita Terbaru

Nilai mata uang Iran anjlok ke level terendah dalam sejarah di tengah tekanan ekonomi
Indonesia
•
29 Jan 2026

Aktivis AS berencana gelar aksi protes kedua, tuntut agen federal hengkang dari Minnesota
Indonesia
•
29 Jan 2026

Badan Pangan PBB akan hentikan operasi di wilayah Yaman yang dikuasai Houthi, akhiri kontrak 360 pegawai
Indonesia
•
29 Jan 2026

Swedia luncurkan program baru untuk tekan kekerasan laki-laki terhadap perempuan
Indonesia
•
29 Jan 2026
