
Jepang tangguhkan penerbangan Osprey usai pesawat militer jatuh

Foto dokumentasi yang diabadikan pada 25 November 2023 ini menunjukkan pesawat angkut militer Osprey di sebuah pangkalan Amerika Serikat (AS) di Okinawa, Jepang. (Xinhua/Feng Wuyong)
Pesawat militer Osprey milik Angkatan Darat Pasukan Bela Diri Jepang jatuh di laut di Jepang barat pada 29 November 2023, menewaskan sedikitnya satu orang awak.
Tokyo, Jepang (Xinhua) – Jepang mendesak Amerika Serikat (AS) untuk memastikan keamanan pesawat militer Osprey miliknya, setelah salah satu pesawat tersebut jatuh ke laut di Jepang barat pada Rabu (29/11), menewaskan sedikitnya satu orang awak, demikian disampaikan oleh Menteri Pertahanan Jepang Minoru Kihara."Terjadinya insiden kecelakaan seperti itu menimbulkan kekhawatiran besar di tengah masyarakat di wilayah tersebut," ujar Kihara di parlemen pada Kamis (30/11). "Dan kami meminta pihak AS untuk melanjutkan penerbangan Osprey yang dikerahkan di Jepang usai penerbangan itu dipastikan aman."Angkatan Darat Pasukan Bela Diri Jepang, yang memiliki armada V-22 Osprey, akan menangguhkan penerbangan Osprey-nya untuk sementara waktu, kata pejabat senior dari Kementerian Pertahanan Jepang Taro Yamato pada sidang parlemen.
MV-22 Osprey Korps Marinir Amerika Serikat (AS) tampil dalam ajang Chicago Air and Water Show 2022 di Chicago, AS, pada 20 Agustus 2022. (Xinhua/Joel Lerner)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

ICJ perintahkan Israel untuk hentikan operasi militer di Rafah
Indonesia
•
26 May 2024

Iran sebut jumlah rudal yang ditembakkan ke pangkalan udara Al udeid setara bom AS
Indonesia
•
24 Jun 2025

Pentagon: Menhan AS dan Israel diperkirakan segera gelar pembicaraan via telepon
Indonesia
•
11 Oct 2024

DPR AS sahkan RUU One Big Beautiful Bill yang diajukan Trump
Indonesia
•
09 Jul 2025


Berita Terbaru

Feature – Saat ekonomi terpuruk, makanan gratis jadi harapan bagi warga rentan di Sanaa, Yaman
Indonesia
•
17 Mar 2026

Fokus Berita – Misi militer AS di Selat Hormuz ditolak sekutu Eropa
Indonesia
•
17 Mar 2026

Komandan Korps Garda Revolusi sebut Selat Hormuz tidak ditutup, tetapi berada di bawah kendali Iran
Indonesia
•
17 Mar 2026

Iran tak minta gencatan senjata atau negosiasi, siap bela diri selama yang diperlukan
Indonesia
•
17 Mar 2026
