
China perbarui peta jalan pengembangan untuk penangkapan karbon

Seorang teknisi memeriksa fasilitas penangkapan, pemanfaatan, dan penyimpanan karbon sebelum pengoperasian di pembangkit listrik tenaga batu bara Taizhou milik China Energy Investment Corporation (China Energy) di Taizhou, Provinsi Jiangsu, China timur, pada 1 Juni 2023. (Xinhua/Tang Dehong)
Peta jalan penangkapan karbon China menyatakan bahwa teknologi CCUS (carbon capture utilization and storage) akan krusial tidak hanya untuk penggunaan energi fosil rendah karbon dalam skala besar tetapi juga sebagai alat yang penting dalam mencapai target netralitas karbon.
Beijing, China (Xinhua/Indonesia Window) – China telah memperbarui peta jalan pengembangannya untuk penangkapan karbon, demikian menurut Science and Technology Daily pada Senin (9/12).Dalam sebuah konferensi tentang teknologi penangkapan, pemanfaatan, dan penyimpanan karbon (carbon capture utilization and storage/CCUS) yang diadakan di Beijing dari 7 hingga 8 Desember, Pusat Administratif untuk Agenda 21 China meluncurkan versi terbaru dari peta jalan tersebut. Pembaruan ini mengikuti edisi sebelumnya yang dirilis pada 2011 dan 2019.Peta jalan itu menyatakan bahwa teknologi CCUS akan krusial tidak hanya untuk penggunaan energi fosil rendah karbon dalam skala besar tetapi juga sebagai alat yang penting dalam mencapai target netralitas karbon.Teknologi CCUS ditetapkan oleh peta jalan tersebut sebagai satu-satunya metode teknis yang dapat mencapai emisi nol bersih dalam penggunaan energi fosil, serta solusi teknis yang layak untuk mencapai pengurangan emisi yang mendalam dalam industri pengurangan emisi karbon.Dalam beberapa tahun terakhir, teknologi CCUS China telah menorehkan kemajuan yang luar biasa. Menurut peta jalan itu, total 126 proyek CCUS direncanakan untuk beroperasi di negara tersebut, yang berarti 77 lebih banyak dari 2020.Teknologi itu telah digunakan baik dalam industri tradisional seperti tenaga listrik, minyak dan gas, teknik kimia dan baja, maupun industri khusus meliputi kaca, percetakan dan pencelupan.Sementara itu, China masih perlu mendorong pengembangan teknis CCUS dalam teknologi-teknologi utama seperti penangkapan udara langsung, transportasi jalur pipa dan perolehan minyak tahap lanjut (enhanced oil recovery/EOR), demikian menurut peta jalan tersebut.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Peneliti China temukan senyawa antidepresan potensial yang bekerja cepat
Indonesia
•
28 Oct 2022

Menilik jamur raksasa liar yang ditemukan di Yunnan, China
Indonesia
•
20 Jul 2024

COVID-19 - Ilmuwan Rusia umumkan hasil uji klinis Avifavir mampu tekan virus
Indonesia
•
05 Aug 2020

Tim peneliti China cetak rekor efisiensi untuk sel surya generasi berikutnya
Indonesia
•
01 Nov 2025


Berita Terbaru

Superkomputer China LineShine puncaki TOP500, jadi yang pertama tembus 2 EFLOPS
Indonesia
•
26 Jun 2026

Terobosan AI medis! Teknologi ini bisa membantu mendeteksi skizofrenia lewat gelombang otak
Indonesia
•
25 Jun 2026

Masayoshi Son: SoftBank fokus pada AI, cip, infrastruktur, dan robotik untuk percepat ekspansi
Indonesia
•
25 Jun 2026

Feature – Hampir 40 tahun jelajahi hutan, profesor BRIN temukan tiga spesies baru kantong semar, selamatkan Nepenthes Indonesia
Indonesia
•
25 Jun 2026
