Presiden Sri Lanka yakin negaranya dapat pulih dari kebangkrutan

Presiden Sri Lanka Ranil Wickremesinghe (kiri) tiba untuk menghadiri sesi pembukaan parlemen di Sri Jayawardenepura Kotte, Sri Lanka, pada 8 Februari 2023. (Xinhua/Ajith Perera)
Presiden Sri Lanka Ranil Wickremesinghe mengatakan bahwa dirinya akan melanjutkan program reformasi pajak meski dianggap tidak populer oleh beberapa kelompok.
Kolombo, Sri Lanka (Xinhua) – Presiden Sri Lanka Ranil Wickremesinghe pada Rabu (8/2) menyatakan keyakinan bahwa negaranya akan pulih dari kebangkrutan pada 2026.Saat memberikan penjelasan mengenai kebijakan pemerintah di masa mendatang kepada parlemen, Wickremesinghe mengatakan bahwa dirinya akan melanjutkan program reformasi pajak meski dianggap tidak populer oleh beberapa kelompok."Saya siap mengambil keputusan-keputusan yang tidak populer demi bangsa ini. Orang-orang akan menyadari betapa pentingnya keputusan-keputusan itu dalam dua sampai tiga tahun," ujarnya.
Presiden Sri Lanka Ranil Wickremesinghe (pertama dari kiri) tiba untuk menghadiri sesi pembukaan parlemen di Sri Jayawardenepura Kotte, Sri Lanka, pada 8 Februari 2023. (Xinhua/Ajith Perera)
Bagikan
Komentar
Berita Terkait

PM Kamboja tegaskan kembali kesediaannya untuk "gencatan senjata segera dan tanpa syarat" di perbatasan dengan Thailand
Indonesia
•
28 Jul 2025

Iran kecam tuduhan anti-Teheran dari politisi AS, peringatkan akan adanya "respons keras"
Indonesia
•
11 Oct 2023

8 juta liter Zamzam didistribusikan di Masjidil Haram pada 10 hari pertama Ramadhan
Indonesia
•
12 Apr 2022

ICRC sebut Houthi Yaman bebaskan 113 tahanan secara sepihak
Indonesia
•
27 May 2024
Berita Terbaru

Nilai mata uang Iran anjlok ke level terendah dalam sejarah di tengah tekanan ekonomi
Indonesia
•
29 Jan 2026

Aktivis AS berencana gelar aksi protes kedua, tuntut agen federal hengkang dari Minnesota
Indonesia
•
29 Jan 2026

Badan Pangan PBB akan hentikan operasi di wilayah Yaman yang dikuasai Houthi, akhiri kontrak 360 pegawai
Indonesia
•
29 Jan 2026

Swedia luncurkan program baru untuk tekan kekerasan laki-laki terhadap perempuan
Indonesia
•
29 Jan 2026
