
Presiden UEA tolak relokasi warga Palestina saat bertemu Menlu AS

Warga Palestina terlihat tinggal di antara puing-puing rumah yang hancur di Jabalia di Jalur Gaza utara, pada 16 Februari 2025. (Xinhua/Mahmoud Zaki)
Presiden UEA memperingatkan bahwa eskalasi lebih lanjut di Gaza, Palestina, berisiko mengganggu stabilitas kawasan dan mendesak peningkatan upaya untuk meredam konflik tersebut.
Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (Xinhua/Indonesia Window) – Presiden Uni Emirat Arab (UEA) Sheikh Mohamed bin Zayed Al Nahyan pada Rabu (19/2) dengan tegas menolak segala upaya untuk merelokasi warga Palestina dari tanah mereka. Hal itu disampaikan sang presiden dalam pertemuannya dengan Menteri Luar Negeri (Menlu) Amerika Serikat (AS) Marco Rubio, demikian dilansir media milik pemerintah UEA.
Sejumlah warga Palestina terlihat di antara rumah-rumah yang hancur di Beit Lahia, Jalur Gaza utara, pada 18 Februari 2025. (Xinhua/Mahmoud Zaki)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Dunia Arab bereaksi keras atas pernyataan dubes AS: Israel disebut berhak kuasai Timur Tengah
Indonesia
•
22 Feb 2026

Turkiye dapat evaluasi aplikasi NATO Finlandia dan Swedia secara terpisah
Indonesia
•
17 Feb 2023

Presiden Slovenia kritik sanksi AS terhadap Mahkamah Pidana Internasional
Indonesia
•
08 Feb 2025

Penulis senior Spanyol singkap kampanye fitnah Barat terhadap China (Bagian 2 - selesai)
Indonesia
•
07 Feb 2023


Berita Terbaru

AS intensifkan pengumpulan intelijen militer di lepas pantai Kuba
Indonesia
•
11 May 2026

Iran tolak proposal gencatan senjata AS, Trump sebut langkah itu "tidak dapat diterima"
Indonesia
•
11 May 2026

Para pemimpin ASEAN rilis pernyataan bersama soal krisis Timur Tengah di KTT ASEAN 2026
Indonesia
•
10 May 2026

AS-Iran kembali bentrok, AS tak ingin eskalasi
Indonesia
•
08 May 2026
