
China serukan upaya diplomatik terkait Rencana Aksi Komprehensif Gabungan

Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Hossein Amir-Abdollahian (kanan) menggelar sebuah konferensi pers bersama dengan Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa (UE) Josep Borrell (kiri), yang sedang melakukan kunjungan, di Teheran, Iran, pada 25 Juni 2022. Iran dan Uni Eropa mengumumkan dimulainya kembali perundingan internasional di Wina dalam beberapa hari mendatang untuk menghidupkan kembali pakta nuklir Iran. (Xinhua/Kementerian Luar Negeri Iran)
Rencana Aksi Komprehensif Gabungan (Joint Comprehensive Plan of Action/JCPOA) diharapkan dapat segera kembali ke jalurnya melalui dialog dan negosiasi, guna menyelesaikan politik dan diplomasi terkait masalah nuklir Iran, melindungi rezim nonproliferasi nuklir internasional, serta menjaga perdamaian dan stabilitas di Timur Tengah.
Beijing, China (Xinhua) – Semua pihak perlu tetap berkomitmen untuk berdialog dan bernegosiasi serta meningkatkan upaya diplomatik agar implementasi Rencana Aksi Komprehensif Gabungan (Joint Comprehensive Plan of Action/JCPOA) dapat segera kembali ke jalurnya, demikian disampaikan oleh Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Mao Ning pada Senin (26/12).Menurut laporan media, Menteri Luar Negeri Iran Hossein Amir-Abdollahian mengatakan di Twitter bahwa dalam pertemuannya dengan Perwakilan Tinggi Uni Eropa untuk Urusan Luar Negeri dan Kebijakan Keamanan Josep Borrell baru-baru ini, mereka sepakat untuk mengambil langkah-langkah final dalam perjanjian terkait pemulihan JCPOA. Menteri tersebut juga mengatakan bahwa peluang untuk menghidupkan kembali JCPOA masih terbuka, tetapi tidak akan selamanya demikian.Menanggapi pernyataan tersebut, Mao mengatakan bahwa perundingan untuk melanjutkan implementasi JCPOA saat ini berada di tahap akhir. Meski prospek pembicaraan tersebut kompleks dan menantang, masih ada harapan untuk mencapai kesepakatan.Belakangan ini, Iran menunjukkan ketulusan dalam mengupayakan kesepakatan untuk melanjutkan komitmen terhadap JCPOA. Pihak-pihak terkait perlu bergerak ke arah yang sama, mengambil keputusan yang tepat, mengambil langkah-langkah maju yang positif dan konstruktif, tidak mengaitkan isu nuklir Iran dengan masalah lain, serta mendukung negosiasi untuk segera membuahkan hasil, kata Mao.China akan terus bekerja sama dengan semua pihak terkait untuk mengupayakan penyelesaian politik dan diplomatik terkait masalah nuklir Iran, melindungi rezim nonproliferasi nuklir internasional, serta menjaga perdamaian dan stabilitas di Timur Tengah, tambah Mao.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

AS dan Iran sepakat hentikan serangan, Selat Hormuz jadi penentu perdamaian
Indonesia
•
29 Jun 2026

Seorang wanita di China dijatuhi hukuman mati atas perdagangan 17 anak
Indonesia
•
26 Oct 2024

Sisi menang pilpres Mesir setelah kantongi 89,6 persen suara
Indonesia
•
19 Dec 2023

Afrika Selatan desak badan peradilan PBB untuk hentikan serangan Israel di Gaza
Indonesia
•
12 Jan 2024


Berita Terbaru

Xi undang 100.000 pemuda AS ke China dalam 5 tahun, panda juga segera tiba di Atlanta
Indonesia
•
25 Sep 2026

Puluhan delegasi pilih ‘walk out’ saat Netanyahu pidato di Sidang Majelis Umum PBB
Indonesia
•
25 Sep 2026

Telaah – Dari persaingan ke kerja sama, Xi dorong China-AS temukan cara hidup berdampingan
Indonesia
•
26 Sep 2026

Jumlah pengungsi Yaman tembus 129.438 orang, ribuan menyeberang ke Djibouti
Indonesia
•
23 Sep 2026
