
Jawab ancaman AS, Presiden Venezuela putuskan kerahkan 4,5 juta milisi

Presiden Venezuela Nicolas Maduro menunjukkan jempolnya yang telah ditandai tinta usai memberikan suara dalam pemilihan presiden di Caracas, Venezuela, pada 28 Juli 2024. (Xinhua/Li Muzi)
Presiden Venezuela memutuskan untuk mengerahkan 4,5 juta milisi sipil di seluruh negeri guna merespons ancaman perang dari Amerika Serikat terhadap negaranya.
Caracas, Venezuela (Xinhua/Indonesia Window) – Presiden Venezuela Nicolas Maduro pada Senin (18/8) mengatakan dirinya memutuskan untuk mengerahkan 4,5 juta milisi sipil di seluruh negeri guna merespons ancaman perang dari Amerika Serikat (AS) terhadap negaranya.Berbicara dalam sebuah pertemuan dengan para gubernur dan wali kota dari koalisi pemerintahannya, Maduro mengumumkan serangkaian rencana untuk memperkuat milisi di daerah pedesaan dan perkotaan, serta membentuk kelompok tempur di pabrik-pabrik dan tempat kerja.Dia menggambarkan langkah tersebut sebagai "sinergi sempurna antara rakyat, polisi, dan angkatan bersenjata" untuk menjamin perdamaian dan kedaulatan negara, seraya mengungkapkan "rakyat siap menghadapi serangan apa pun."Pengumuman Maduro tersebut disampaikan menyusul pernyataan Menteri Pertahanan Venezuela Vladimir Padrino Lopez yang menuding Washington berupaya membenarkan tindakan militer di Karibia dengan dalih memerangi perdagangan narkoba.Pada awal bulan ini, Jaksa Agung AS Pamela Bondi menawarkan hadiah sebesar 50 juta dolar AS untuk informasi yang dapat membantu penangkapan Maduro. Bondi menuduh Maduro memiliki keterkaitan dengan perdagangan narkoba internasional.*1 dolar AS = 16.162 rupiahMaduro sendiri telah membantah tuduhan tersebut.Milisi Venezuela, yang dibentuk pada tahun 2005 oleh mendiang Presiden Hugo Chávez dan secara resmi didirikan pada tahun 2010, merupakan bagian dari Angkatan Bersenjata Nasional Bolivarian (FANB) dan memiliki visi 'penggabungan rakyat yang terorganisasi” untuk menjamin “pertahanan bangsa yang komprehensif.'Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

FBI tak temukan bukti keterlibatan Arab Saudi dalam 9/11
Indonesia
•
13 Sep 2021

Putin: Rusia tetap lanjutkan pekerjaan di reaktor nuklir Bushehr Iran
Indonesia
•
23 Jun 2025

PM Prancis paksakan anggaran tanpa persetujuan parlemen, picu risiko mosi tidak percaya
Indonesia
•
03 Dec 2024

Takaichi resmi terpilih kembali sebagai PM Jepang
Indonesia
•
18 Feb 2026


Berita Terbaru

Badan Maritim PBB hentikan evakuasi setelah serangan di Teluk Oman, 11.000 pelaut terjebak di Selat Hormuz
Indonesia
•
26 Jun 2026

Selat Hormuz memanas lagi! AS langsung gempur fasilitas rudal Iran
Indonesia
•
27 Jun 2026

Angka kasus Ebola di RD Kongo tembus 1.200
Indonesia
•
27 Jun 2026

Iran desak AS hentikan interpretasi yang bertentangan dengan MoU perdamaian
Indonesia
•
26 Jun 2026
