
Produsen baterai China Gotion luncurkan produk baterai pertama di Thailand

Produsen baterai asal China, Gotion High-tech, meluncurkan produk baterai pertamanya, baterai lithium besi fosfat, di Siam Eastern Industrial Park di Provinsi Rayong, Thailand, pada 7 Desember 2023. (Xinhua/Wang Teng)
Produsen baterai China Gotion High-tech telah meluncurkan produk baterai pertamanya di Thailand, dengan kapasitas produksi paket baterai tahap pertama direncanakan sebesar 2GWh per tahun, dan ke depannya, kapasitas itu rencananya akan diperluas hingga mencapai kapasitas produksi tahunan sebesar 8GWh berdasarkan permintaan pasar.
Bangkok, Thailand (Xinhua) – Produsen baterai asal China, Gotion High-tech, pada Kamis (7/12) meluncurkan produk baterai pertamanya di Thailand, seiring para pekerja melakukan tahap penyelesaian dan paket baterai diluncurkan dari lini perakitan.Berlokasi di Siam Eastern Industrial Park di Provinsi Rayong, Thailand, NV Gotion didirikan bersama oleh Gotion High-tech dan Nuovo Plus, sebuah perusahaan energi baru yang dikelola perusahaan minyak dan gas milik negara yang tercatat dalam Bursa Efek Thailand, Public Company Limited (PTT), yang secara umum bergerak di bisnis baterai dan rantai industri baterai.Kapasitas produksi paket baterai tahap pertama direncanakan sebesar 2GWh per tahun, dan ke depannya, kapasitas itu rencananya akan diperluas hingga mencapai kapasitas produksi tahunan sebesar 8GWh berdasarkan permintaan pasar.Dengan paket baterai 38 kWh, produk baterai tersebut, Baterai Lithium Besi Fosfat, dapat menawarkan jarak berkendara hingga 400 kilometer, yang akan memenuhi permintaan mainstream kendaraan kelas A di pasar kendaraan listrik (electric vehicle/EV) Thailand, kata Yu Qiang, Direktur Pemasaran NV Gotion.Dia menambahkan bahwa baterai tersebut akan dipasok ke produsen mobil China Hozon Auto mulai kuartal pertama tahun depan.
Pengunjung mengamati mobil listrik Ora 07 dalam gelaran Thailand International Motor Expo ke-40 di Bangkok, Thailand, pada 6 Desember 2023. Thailand International Motor Expo 2023 ke-40 akan berlangsung hingga 11 Desember mendatang. (Xinhua/Wang Teng)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

LIPI: Padang lamun Indonesia dalam kondisi kurang sehat
Indonesia
•
02 Jul 2020

Penelitian jelaskan mengapa pengobatan kanker yang menjanjikan picu efek samping serius
Indonesia
•
10 Jul 2025

China berbagi sampel Bulan dengan Rusia dan Prancis
Indonesia
•
01 May 2023

Teknologi laser bisa deteksi minuman beralkohol palsu tanpa membuka botol
Indonesia
•
17 Jul 2026


Berita Terbaru

Fokus Berita – Kamera profesional mulai terancam? Ponsel China hadirkan sensor 1 inci dan ‘zoom’ periskop
Indonesia
•
25 Sep 2026

Makam piramida era Romawi simpan adegan langka perjalanan Dewa Ra ke dunia bawah
Indonesia
•
25 Sep 2026

China operasikan 354.000 robot industri pada 2025, hampir 60 persen dari total dunia
Indonesia
•
24 Sep 2026

Dunia terbelah soal AI di PBB: Guterres desak aturan, Trump tolak pembatasan global
Indonesia
•
24 Sep 2026
