Telaah – Industri otomotif Jerman berada di titik kritis pada 2025

Mobil listrik BMW i5 dipamerkan di acara pratinjau media dalam ajang International Motor Show (IAA) 2023 di Munich, Jerman, pada 4 September 2023. (Xinhua/Ren Pengfei)
Regulasi baru Uni Eropa terkait emisi karbon dapat menjatuhkan denda kepada produsen-produsen mobil yang tidak patuh hingga 15 miliar euro, atau sekitar 15,45 miliar dolar AS.
Berlin, Jerman (Xinhua/Indonesia Window) – Industri otomotif Jerman berada di titik kritis pada tahun 2025 menyusul kebangkrutan yang dihadapi sejumlah pemasok, gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) massal, permintaan pasar yang melemah, serta regulasi baru Uni Eropa (UE) terkait emisi karbon. Regulasi ini dapat menjatuhkan denda kepada produsen-produsen mobil yang tidak patuh hingga 15 miliar euro, atau sekitar 15,45 miliar dolar AS.Para pakar meyakini bahwa kapabilitas industri tersebut dalam menyeimbangkan kepentingan jangka pendek dan target elektrifikasi jangka panjang dapat membentuk daya saingnya di masa mendatang.Krisis rantai pasokan semakin meningkatKebangkrutan Gerhardi Plastics Technology, perusahaan pemasok berumur 100 tahun yang terkenal karena memproduksi logo khas Mercedes-Benz, menyoroti rapuhnya rantai pasokan suku cadang otomotif Jerman.Menurut Kantor Statistik Federal Jerman, kebangkrutan perusahaan meningkat 22,2 persen secara tahunan (year on year/yoy) selama tiga kuartal pertama 2024, dengan sektor manufaktur, khususnya pemasok suku cadang otomotif, menanggung beban terberat.Kamar Dagang dan Industri Jerman memperkirakan 44 persen perusahaan otomotif akan menghadapi kondisi bisnis yang memburuk pada 2025. Berkurangnya pendanaan, yang diperparah oleh biaya tinggi serta profit rendah, menyebabkan banyak perusahaan tidak siap menghadapi transisi menuju elektrifikasi.Bahkan pelaku industri besar pun tak luput dari dampaknya. Bosch berencana memangkas 5.500 pekerja, sementara ZF Friedrichshafen akan memberhentikan lebih dari 10.000 pekerja. Volkswagen telah mengumumkan rencana untuk mengurangi lebih dari 35.000 pekerja di Jerman per 2030.Pada paruh pertama 2024 saja, sektor pasokan otomotif memangkas 29.000 pekerja, melampaui tingkat PHK yang tercatat selama puncak pandemik COVID-19.Situasi itu semakin diperparah oleh aksi mogok kerja dan kerusuhan sosial akibat PHK massal yang mengganggu stabilitas rantai pasokan dan memperburuk tantangan industri tersebut.Peraturan emisi UE menambah tekananMulai 1 Januari 2025, standar baru UE terkait emisi karbon akan membatasi rata-rata emisi mobil baru di kisaran 93,6 gram per kilometer. Produsen mobil dapat dijatuhi denda hingga 15 miliar euro apabila mereka tidak memenuhi target. Hal ini mendorong para produsen untuk memastikan setidaknya 20 persen dari total penjualan mereka berasal dari kendaraan listrik.Namun, jalan menuju elektrifikasi penuh dengan tantangan. Biaya listrik yang tinggi, infrastruktur pengisian daya yang tidak memadai, dan permintaan konsumen yang lemah semakin memperlambat penggunaan kendaraan listrik. Kendaraan listrik hanya menyumbang 13 persen pangsa pasar UE pada 2024, jauh dari ekspektasi.Menanggapi regulasi UE, produsen-produsen mobil Jerman harus memangkas harga kendaraan listrik. Namun, hal ini memicu jatuhnya nilai mobil bekas, sehingga perusahaan leasing dan konsumen menghadapi risiko finansial yang signifikan.Dampaknya sangatlah nyata. Pada kuartal ketiga 2024, BMW, Mercedes-Benz, dan Volkswagen membukukan penurunan laba bersih masing-masing sebesar 84 persen, 54 persen, dan 64 persen.Ketertinggalan Jerman dalam teknologi baterai semakin memperparah masalah tersebut. Kebangkrutan produsen baterai Swedia, Northvolt, yang pernah disebut-sebut sebagai juara baterai Eropa, mengganggu rantai pasokan untuk sejumlah merek, seperti Audi dan Porsche.
Mobil konsep listrik Volkswagen ID.NEXT dipamerkan dalam Kongres Kendaraan Energi Baru Dunia (World New Energy Vehicle Congress) 2023 di Haikou, Provinsi Hainan, China selatan, pada 7 Desember 2023. (Xinhua/Xia Tian)
Bagikan
Komentar
Berita Terkait

Ekspor minyak sawit Indonesia meningkat 244 juta USD di bulan Juli
Indonesia
•
21 Sep 2020

Unit pembangkit listrik nuklir baru mulai beroperasi di Guangxi, China
Indonesia
•
28 Mar 2023

Utang luar negeri Indonesia triwulan II 2022 turun
Indonesia
•
15 Aug 2022

Energi bersih mainkan peran yang kian besar dalam pastikan suplai energi China
Indonesia
•
24 Jan 2023
Berita Terbaru

Feature – Tianlala bawa aroma dan manis teh susu dari China ke Indonesia
Indonesia
•
29 Jan 2026

Laba bersih Tesla anjlok 46 persen pada 2025
Indonesia
•
29 Jan 2026

Feature – Kelapa Indonesia lebih mudah masuki pasar China berkat jalur pengiriman dan kebijakan preferensial Hainan
Indonesia
•
28 Jan 2026

Penjualan EV di Indonesia naik 141 persen pada 2025, merek-merek China menonjol
Indonesia
•
27 Jan 2026
