Kremlin suarakan keprihatinan atas rencana pengerahan pasukan NATO ke Ukraina

Foto yang diabadikan pada 7 Februari 2024 ini menunjukkan pemandangan Kremlin saat musim dingin di Moskow, Rusia. (Xinhua/Cao Yang)
Rencana untuk mengerahkan pasukan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) ke Ukraina diperkirakan akan melibatkan hingga 30.000 tentara Eropa.
Moskow, Rusia (Xinhua) – Kemungkinan rencana untuk mengerahkan pasukan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) ke Ukraina mengkhawatirkan, demikian dikatakan Juru Bicara (Jubir) Kremlin Dmitry Peskov pada Kamis (20/2).Pernyataan itu disampaikan menyusul laporan bahwa Perdana Menteri (PM) Inggris Keir Starmer akan mengusulkan kepada Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump sebuah rencana penjagaan perdamaian di Ukraina. Rencana ini diperkirakan akan melibatkan pengiriman hingga 30.000 tentara Eropa ke kota-kota di Ukraina.Dikatakan oleh Peskov bahwa Moskow memantau dengan saksama semua pernyataan yang disampaikan oleh para pejabat Eropa."Ini adalah masalah yang menjadi perhatian kami ... karena kami sedang mendiskusikan kemungkinan pengerahan kontingen militer dari negara-negara NATO ke Ukraina," kata Peskov.Dia juga mengatakan bahwa semua tujuan di Ukraina sebaiknya dicapai melalui cara-cara damai, seraya menambahkan bahwa pemerintahan Trump percaya bahwa perdamaian perlu dicapai secepatnya melalui perundingan, dan Moskow sangat setuju dengan pendekatan ini.Laporan: RedaksiBagikan
Komentar
Berita Terkait

Rusia bisa ubah rute ekspor minyak untuk minimalkan kerugian embargo UE
Indonesia
•
03 Jun 2022

Spanyol sahkan undang-undang embargo senjata terhadap Israel
Indonesia
•
24 Sep 2025

Konsep Kebijakan Luar Negeri: Rusia akan tingkatkan kerja sama dengan China
Indonesia
•
02 Apr 2023

Ukraina rebut kembali Kherson setelah Rusia mundur ke tepi timur Sungai Dnieper
Indonesia
•
12 Nov 2022
Berita Terbaru

Nilai mata uang Iran anjlok ke level terendah dalam sejarah di tengah tekanan ekonomi
Indonesia
•
29 Jan 2026

Aktivis AS berencana gelar aksi protes kedua, tuntut agen federal hengkang dari Minnesota
Indonesia
•
29 Jan 2026

Badan Pangan PBB akan hentikan operasi di wilayah Yaman yang dikuasai Houthi, akhiri kontrak 360 pegawai
Indonesia
•
29 Jan 2026

Swedia luncurkan program baru untuk tekan kekerasan laki-laki terhadap perempuan
Indonesia
•
29 Jan 2026
