
Mantan presiden Filipina Duterte masih calonkan diri sebagai wali kota meski ditahan ICC

Seorang wanita menonton tayangan berita tentang mantan presiden Filipina Rodrigo Duterte di Quezon City, Filipina, pada 12 Maret 2025. (Xinhua/Rouelle Umali)
Rodrigo Duterte masih menjadi kandidat wali kota Davao City pada pemilihan umum sela (midterm) 2025, meskipun saat ini dirinya sedang menjalani masa penahanan di Den Haag, Belanda, karena kampanye "perang melawan narkoba" yang dilakukannya.
Manila, Filipina (Xinhua/Indonesia Window) – Mantan presiden Filipina Rodrigo Duterte masih menjadi kandidat wali kota Davao City pada pemilihan umum sela (midterm) 2025, meskipun saat ini dirinya sedang menjalani masa penahanan di Den Haag, Belanda, seperti diungkapkan ketua Komisi Pemilihan Umum Filipina (Comelec)."Sejauh menyangkut Comelec, dia (Duterte) masih menjadi kandidat. Namanya ada di surat suara, dan para pemilih dapat memilihnya," kata George Garcia kepada para wartawan pada Rabu (12/3).Garcia mengatakan, "Penangkapan seseorang yang dituduh melakukan kejahatan, bahkan di negara kita sendiri, bukanlah tanda untuk menghapus nama kandidat (dari daftar pemilih), mendiskualifikasinya, atau mencabut hak-hak sipil atau politiknya."
Para pendukung mantan presiden Filipina Rodrigo Duterte menunggu di luar pusat penahanan Mahkamah Pidana Internasional (International Criminal Court/ICC) di Den Haag, Belanda, pada 12 Maret 2025. Sebuah pesawat yang membawa mantan presiden Filipina Rodrigo Duterte tiba pada Rabu (12/3) sore waktu setempat di Bandar Udara Rotterdam Den Haag di Belanda. (Xinhua/Peng Ziyang)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Feature – ‘Garis Kuning’ kendalikan kehidupan warga Gaza di bawah gencatan senjata yang rapuh
Indonesia
•
17 Nov 2025

Trump umumkan gencatan senjata antara Israel dan Iran
Indonesia
•
24 Jun 2025

China dan AS sepakat akan implementasikan konsensus KTT San Francisco
Indonesia
•
20 Feb 2024

NPR: AS janjikan Ukraina bom tandan yang pernah tewaskan ribuan warga sipil di Laos
Indonesia
•
14 Jul 2023


Berita Terbaru

Feature – Saat ekonomi terpuruk, makanan gratis jadi harapan bagi warga rentan di Sanaa, Yaman
Indonesia
•
17 Mar 2026

Fokus Berita – Misi militer AS di Selat Hormuz ditolak sekutu Eropa
Indonesia
•
17 Mar 2026

Komandan Korps Garda Revolusi sebut Selat Hormuz tidak ditutup, tetapi berada di bawah kendali Iran
Indonesia
•
17 Mar 2026

Iran tak minta gencatan senjata atau negosiasi, siap bela diri selama yang diperlukan
Indonesia
•
17 Mar 2026
