
Roket komersial China CERES-1 Y9 kirim satelit baru ke orbit senja

Roket pengangkut CERES-1 Y9 yang membawa dua satelit baru lepas landas dari Pusat Peluncuran Satelit Jiuquan di China barat laut pada 5 Desember 2023. (Xinhua/Wang Jiangbo)
Roket pengangkut CERES-1 Y9 membawa dua satelit baru ke orbit senja yang masing-masing akan berfokus pada deteksi lingkungan meteorologi, dan menyediakan layanan aplikasi satelit persepsi komprehensif area luas secara waktu nyata (real-time).
Jiuquan, China (Xinhua) – China pada Selasa (5/12) meluncurkan roket pengangkut CERES-1 Y9 dari Pusat Peluncuran Satelit Jiuquan di China barat laut untuk mengirimkan dua satelit baru ke orbit yang telah direncanakan.Roket komersial tersebut lepas landas pada pukul 07.33 Waktu Beijing (06.33 WIB).Peluncuran ini merupakan misi penerbangan ke-11 yang menggunakan seri roket CERES-1.Dikembangkan oleh perusahaan Galactic Energy yang berbasis di Beijing, CERES-1 merupakan roket pengangkut berbahan bakar propelan padat skala kecil yang dirancang untuk mengirim satelit mikro ke orbit rendah.Roket tersebut memiliki diameter 1,4 meter, dengan panjang total sekitar 20 meter dan bobot saat lepas landas 33 ton. Roket itu juga dapat membawa muatan seberat hingga 300 kg ke orbit sinkron matahari pada ketinggian 500 km.Dengan kapasitas untuk membawa satu satelit dan beberapa satelit, roket komersial CERES-1 dapat digunakan untuk berbagai misi peluncuran yang disesuaikan dengan kebutuhan.Galactic Energy telah melayani 16 pelanggan satelit komersial dan meluncurkan total 35 satelit komersial dari berbagai jenis.Misi peluncuran pada Selasa menjadi yang pertama dilakukan oleh pengembang roket komersial tersebut untuk mengirim dengan sukses satelit ke orbit senja (twilight).Orbit senja adalah orbit sinkron matahari jenis khusus di mana satelit melintasi khatulistiwa sekitar pukul 06.00 dan 18.00, tepat ketika matahari terbit dan terbenam.Ini berarti satelit dapat selalu terkena sinar matahari karena bidang orbit dan garis senja Bumi kurang lebih berimpitan. Oleh karena itu, satelit dapat menerima pasokan energi yang memadai dan berkelanjutan.Satu satelit yang dibawa oleh roket CERES-1 Y9 pada Selasa akan berfokus pada deteksi lingkungan meteorologi, sementara satelit lainnya akan menyediakan layanan aplikasi satelit persepsi komprehensif area luas secara waktu nyata (real-time).Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Studi: Unsur tanah jarang dan biomineralisasi ditemukan pada tumbuhan
Indonesia
•
11 Nov 2025

Peneliti China bangun jaringan cip distribusi kunci kuantum dengan cakupan jarak 3.700 km
Indonesia
•
13 Feb 2026

Teleskop raksasa China deteksi lebih dari 900 pulsar baru
Indonesia
•
18 Apr 2024

Ada teknologi yang bisa memprediksi dunia dan vaksin yang melawan kanker, ini 10 inovasi terbesar 2026
Indonesia
•
23 Jun 2026


Berita Terbaru

Laut makin panas, ancaman terhadap manusia meluas hingga kesehatan mental
Indonesia
•
12 Aug 2026

Beton ramah lingkungan mengembang dalam 14 detik, biaya material bisa turun 94 persen
Indonesia
•
11 Aug 2026

Feature – Dari Laut Jawa ke Laut Banda: Jejak air tawar ungkap rahasia laut Indonesia
Indonesia
•
09 Aug 2026

Feature – Di tengah riuh IGD, AI bantu tentukan pasien yang harus didahulukan
Indonesia
•
08 Aug 2026
