
Rusia kecam tekanan ekonomi AS terhadap Kuba, hubungan Moskow–Havana disebut “istimewa”

Presiden Rusia Vladimir Putin (tengah) berbicara dalam konferensi pers akhir tahun tahunannya di Moskow, Rusia, pada 19 Desember 2025. (Xinhua/Hao Jianwei)
Rusia selalu mendukung Kuba dan menganggap pembatasan baru terhadap negara itu tidak dapat diterima.
Moskow, Rusia (Xinhua/Indonesia Window) – Rusia selalu mendukung Kuba dan menganggap pembatasan baru terhadap negara itu tidak dapat diterima, kata Presiden Rusia Vladimir Putin pada Rabu (18/2) dalam pertemuan dengan Menteri Luar Negeri (Menlu) Kuba Bruno Rodriguez Parrilla.
Menurut Putin, Rusia dan Kuba memiliki hubungan istimewa yang dibentuk oleh sejarah, dan Moskow secara konsisten mendukung rakyat Kuba dalam perjuangan mereka meraih kemerdekaan dan hak mereka untuk menempuh jalur pembangunan mereka sendiri.
Putin juga mengatakan bahwa hubungan bilateral antara kedua negara secara umum berkembang ke arah yang positif, dan menyampaikan keyakinannya bahwa pertemuan tersebut akan memberikan kesempatan untuk membahas hubungan secara terperinci.
Sebelumnya pada Rabu, Menlu Rusia Sergei Lavrov mengungkapkan bahwa negaranya menyerukan kepada Amerika Serikat (AS) untuk menahan diri dari memberlakukan blokade laut terhadap Kuba.
Pada 29 Januari lalu, Presiden AS Donald Trump menandatangani perintah eksekutif yang mengancam akan mengenakan tarif terhadap barang-barang yang diekspor ke AS dari negara-negara yang memasok minyak ke Kuba. Pemerintah Kuba kemudian mengumumkan serangkaian langkah, termasuk membatasi pembelian bahan bakar, sebagai respons terhadap babak baru blokade minyak AS.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Google beli kantor Central Saint Giles London seharga 1 miliar dolar AS
Indonesia
•
05 Feb 2022

Hamas berikan respons ‘positif’ terhadap proposal gencatan senjata Gaza yang didukung AS
Indonesia
•
01 Jun 2025

Tanpa penjelasan, Jepang kirim peluncur rudal 1.000 km ke Kumamoto, pejabat daerah geram
Indonesia
•
11 Mar 2026

Fokus Berita – Serangan besar-besaran AS ke Iran picu banyak pertanyaan
Indonesia
•
01 Mar 2026


Berita Terbaru

Analisis – Netanyahu tolak rencana damai Gaza, Israel tetap pertahankan pasukan dan lanjutkan serangan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Standar darurat 15 liter, 1,3 juta warga Palestina hanya dapat kurang dari 6 liter air
Indonesia
•
12 Aug 2026

AS cabut lebih dari 175.000 visa sejak Trump kembali menjabat
Indonesia
•
11 Aug 2026

Kolombia diguncang gempa bermagnitudo 7,4, korban tembus 111 orang
Indonesia
•
11 Aug 2026
