
Rusia tuduh Inggris dan Prancis pasok senjata nuklir untuk Ukraina

Foto yang diambil pada 1 Desember 2025 ini menunjukkan gedung Kremlin, yang merupakan pusat pemerintahan Rusia, di Moskow, Rusia. (Xinhua/Hao Jianwei)
Rusia menuduh Inggris dan Prancis mengancam seluruh rezim nonproliferasi nuklir setelah intelijen mengungkap bahwa kedua negara tersebut sedang bersiap memasok Kiev dengan senjata nuklir.
Moskow, Rusia (Xinhua/Indonesia Window) – Rusia menuduh Inggris dan Prancis mengancam seluruh rezim nonproliferasi nuklir setelah intelijen mengungkap bahwa kedua negara tersebut sedang bersiap memasok Kiev dengan senjata nuklir.
"Informasi ini sangat penting," kata juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov, pada Selasa (24/2). Dia menyebutnya sebagai pelanggaran berat terhadap norma hukum internasional, termasuk Perjanjian Nonproliferasi Senjata Nuklir, dan menambahkan bahwa Rusia akan mempertimbangkan informasi tersebut ke dalam posisinya dalam perundingan soal Ukraina.
Sebelumnya, Dinas Intelijen Luar Negeri Rusia mengatakan bahwa London dan Paris sedang mempertimbangkan untuk mentransfer senjata nuklir atau kemampuan terkait ke Kiev, karena mereka menilai apa yang mereka sebut sebagai kemenangan atas Rusia berpeluang kecil akan tercapai hanya melalui angkatan bersenjata Ukraina. Dinas intelijen tersebut menambahkan bahwa Jerman telah menolak untuk bergabung dalam apa yang disebutnya sebagai "upaya berbahaya".
Dinas tersebut juga menyampaikan bahwa London dan Paris sedang menyusun pengaturan untuk memasok senjata nuklir itu dan sistem pengirimannya, termasuk transfer komponen dan teknologi terkait nuklir dari Eropa secara terselubung.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Netanyahu sebut serangan Israel masuki "tahap akhir", Gaza akan sepenuhnya dikuasai
Indonesia
•
23 May 2025

Pemerintah Saudi bagikan 11.520 payung kepada jamaah umroh
Indonesia
•
01 May 2021

Menteri Ketenagakerjaan AS mundur di tengah penyelidikan dugaan pelanggaran etika
Indonesia
•
21 Apr 2026

Pengadilan Korsel tolak permintaan pembebasan Presiden Yoon
Indonesia
•
17 Jan 2025


Berita Terbaru

Analisis – Netanyahu tolak rencana damai Gaza, Israel tetap pertahankan pasukan dan lanjutkan serangan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Standar darurat 15 liter, 1,3 juta warga Palestina hanya dapat kurang dari 6 liter air
Indonesia
•
12 Aug 2026

AS cabut lebih dari 175.000 visa sejak Trump kembali menjabat
Indonesia
•
11 Aug 2026

Kolombia diguncang gempa bermagnitudo 7,4, korban tembus 111 orang
Indonesia
•
11 Aug 2026
