
Satelit Fengyun-3F China mulai layanan operasional

Roket Long March-4C yang membawa satelit Fengyun-3F lepas landas dari Pusat Peluncuran Satelit Jiuquan di China barat laut pada 3 Agustus 2023. (Xinhua/Wang Jiangbo)
Satelit Fengyun-3F (FY-3F) resmi memulai layanan operasionalnya dengan mengambil alih tugas-tugas di orbit dari satelit FY-3C dan menyediakan layanan di berbagai bidang, seperti prakiraan cuaca, prediksi iklim, pemantauan bencana, serta pemantauan lingkungan.
Beijing, China (Xinhua) – Satelit Fengyun-3F (FY-3F) resmi memulai layanan operasionalnya pada Senin (1/7) setelah melewati peninjauan uji coba di darat dan sistem aplikasi di orbit, serta proses uji coba operasional, ungkap operator sistem aplikasi darat satelit tersebut, Administrasi Metereologi China (China Meteorological Administration/CMA).Satelit FY-3F akan mengambil alih tugas-tugas di orbit dari satelit FY-3C dan menyediakan layanan di berbagai bidang, seperti prakiraan cuaca, prediksi iklim, pemantauan bencana, serta pemantauan lingkungan.Dilengkapi dengan 10 instrumen operasional, satelit ini mampu melakukan pengamatan berspektrum penuh, berspektral tinggi, dan kuantitatif. Kemampuan ini secara signifikan meningkatkan presisi pengamatan kondisi lingkungan permukaan dan atmosfer global, termasuk informasi profil suhu dan kelembapan atmosfer, gas penjejak (trace gases), dan keseimbangan radiasi Bumi.Selama fase pengujian di orbit dan uji coba operasionalnya, sistem satelit-darat beroperasi dengan andal, memastikan kemajuan uji coba yang mulus. Satelit ini telah menunjukkan manfaat praktis dengan secara efektif memantau fenomena cuaca, seperti curah hujan tinggi baru-baru ini yang terjadi di bagian tengah dan hilir Sungai Yangtze, menurut CMA.Satelit ini akan diintegrasikan ke dalam jaringan operasional bersama satelit meteorologi Fengyun lainnya yang berada di orbit, sehingga meningkatkan keunggulan pengamatan sinergis untuk mendukung operasi pemantauan yang berpresisi tinggi.Satelit FY-3F diluncurkan dari Pusat Peluncuran Satelit Jiuquan pada 3 Agustus 2023.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Mongolia tanam 42 juta pohon sejak 2021 guna perangi penggurunan
Indonesia
•
04 May 2024

Shanghai akan sepenuhnya beralih ke bus dan taksi energi baru pada 2027
Indonesia
•
10 Aug 2024

Maqam Ibrahim didokumentasikan dengan teknologi fotografi modern
Indonesia
•
09 May 2021

Situs prasejarah berusia 13.200 tahun ditemukan di China timur
Indonesia
•
08 Jan 2023


Berita Terbaru

Superkomputer China LineShine puncaki TOP500, jadi yang pertama tembus 2 EFLOPS
Indonesia
•
26 Jun 2026

Terobosan AI medis! Teknologi ini bisa membantu mendeteksi skizofrenia lewat gelombang otak
Indonesia
•
25 Jun 2026

Masayoshi Son: SoftBank fokus pada AI, cip, infrastruktur, dan robotik untuk percepat ekspansi
Indonesia
•
25 Jun 2026

Feature – Hampir 40 tahun jelajahi hutan, profesor BRIN temukan tiga spesies baru kantong semar, selamatkan Nepenthes Indonesia
Indonesia
•
25 Jun 2026
