
Kongres Kecerdasan Dunia ketujuh akan dibuka di Tianjin, China

Seorang peserta mengunjungi pameran Kongres Kecerdasan Dunia (World Intelligence Congress/WIC) keenam di Tianjin, China utara, pada 24 Juni 2022. (Xinhua/Zhao Zishuo)
Kongres Kecerdasan Dunia (World Intelligence Congress/WIC) ketujuh di Kota Tianjin, China utara, akan mempertemukan para pakar, cendekiawan, dan pengusaha dari 21 negara dan kawasan, termasuk Amerika Serikat, Jerman, Jepang, dan Korea Selatan, untuk memperkuat kerja sama di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi, perdagangan, dan budaya.
Tianjin, China (Xinhua) – Kongres Kecerdasan Dunia (World Intelligence Congress/WIC) ketujuh, gelaran penting di bidang kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) di China, akan diselenggarakan di Kota Tianjin, China utara, pada 18-21 Mei, demikian diumumkan dalam sebuah konferensi pers pada Kamis (11/5).Bertemakan ‘Kecerdasan: Ruang Pengembangan yang Ekstensif, Penggerak Pertumbuhan Berkelanjutan’ (Intelligence: Extensive Development Space, Sustainable Growth Driver), acara ini akan berfokus pada pemberdayaan pembangunan ekonomi dan sosial dengan teknologi cerdas serta pembangunan platform global untuk pertukaran, kerja sama, hasil yang saling menguntungkan, dan berbagi di bidang teknologi cerdas.Wakil Wali Kota Tianjin Zhu Peng mengatakan bahwa acara tersebut, yang AI, akan mengundang politisi, pengusaha, pakar, dan cendekiawan dari menyoroti berbagai tren baru, teknologi baru, dan bentuk bisnis baru dari pengembangan seluruh dunia untuk membahas topik-topik berwawasan ke depan seperti mobil cerdas, AI generatif, interaksi otak-komputer, serta topik-topik hangat terkait AI di bidang ekonomi, masyarakat, dan budaya.Meliputi area pameran seluas 120.000 meter persegi, komponen ekshibisi teknologi cerdas di acara empat hari ini akan menyiapkan 10 area ekshibisi bertema, termasuk inovasi aplikasi teknologi informasi, internet industri AI dan 5G+, serta dua area pengalaman cerdas yang berfokus pada 5G dan mobil pintar.Pameran ini juga mencakup produk, inisiatif, dan teknologi seperti penelitian dan penerapan ilmiah, kota pintar dan transportasi, kolaborasi internasional dan regional, serta manufaktur cerdas.Selain itu, para pakar, cendekiawan, dan pengusaha dari 21 negara dan kawasan, termasuk Amerika Serikat, Jerman, Jepang, dan Korea Selatan, akan datang ke Tianjin untuk memperkuat kerja sama di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi, perdagangan, dan budaya.Sejak pertama digelar pada 2017, pameran ini telah menyediakan platform bagi para ilmuwan, pengusaha, dan ekonom dari dalam dan luar China untuk membahas berbagai tren terdepan di bidang teknologi kecerdasan.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Residu susu berusia 3.000 tahun ditemukan di situs kuno Dataran Tinggi Tibet
Indonesia
•
20 Feb 2023

Kerja sama teknologi hijau hadirkan manfaat bagi negara-negara mitra BRI
Indonesia
•
10 Nov 2023

Tes darah kini mampu deteksi kanker stadium dini menggunakan 4 protein utama
Indonesia
•
25 Mar 2026

Tinjauan ilmuwan Australia sebut ponsel tidak berhubungan dengan kanker otak
Indonesia
•
06 Sep 2024


Berita Terbaru

Superkomputer China LineShine puncaki TOP500, jadi yang pertama tembus 2 EFLOPS
Indonesia
•
26 Jun 2026

Terobosan AI medis! Teknologi ini bisa membantu mendeteksi skizofrenia lewat gelombang otak
Indonesia
•
25 Jun 2026

Masayoshi Son: SoftBank fokus pada AI, cip, infrastruktur, dan robotik untuk percepat ekspansi
Indonesia
•
25 Jun 2026

Feature – Hampir 40 tahun jelajahi hutan, profesor BRIN temukan tiga spesies baru kantong semar, selamatkan Nepenthes Indonesia
Indonesia
•
25 Jun 2026
