
Suriah kecam bom mobil maut di Manbij, bersumpah akan hukum pelaku

Foto yang diabadikan pada 3 Februari 2025 ini menunjukkan puing-puing kendaraan di lokasi bom mobil di Manbij, Suriah. (Xinhua)
Serangan bom mobil mematikan terjadi di Kota Manbij, Suriah utara, menyebabkan sedikitnya 20 orang tewas dan puluhan lainnya luka-luka.
Damaskus, Suriah (Xinhua/Indonesia Window) – Pemerintah sementara Suriah pada Senin (3/2) mengecam serangan bom mobil mematikan yang terjadi di Kota Manbij, Suriah utara, dan bersumpah akan menuntut pertanggungjawaban dari pihak-pihak yang terlibat.Serangan "teroris" tersebut menyasar warga sipil, menyebabkan sedikitnya 20 orang tewas dan puluhan lainnya luka-luka, menurut sebuah pernyataan dari kantor kepresidenan Suriah."Kejahatan ini tidak akan luput dari hukuman, dan para pelakunya akan menghadapi konsekuensi terberat sebagai pelajaran bagi siapa pun yang berani mengganggu keamanan Suriah atau membahayakan rakyatnya," kata pihak pemerintah Suriah.
Foto yang diabadikan pada 3 Februari 2025 ini menunjukkan puing-puing kendaraan di lokasi bom mobil di Manbij, Suriah. (Xinhua)
Orang-orang terlihat di dekat puing-puing kendaraan di lokasi bom mobil di Manbij, Suriah, pada 3 Februari 2025. (Xinhua)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Australia buka kembali perbatasan, sambut kembali wisatawan asing
Indonesia
•
21 Feb 2022

Langkah awal akhiri krisis Ukraina masih butuh banyak upaya
Indonesia
•
21 Mar 2025

Presiden Meksiko tuduh AS campuri urusan dalam negeri negara lain
Indonesia
•
01 Mar 2023

Presiden Serbia sebut pengeboman Yugoslavia oleh NATO tandai matinya hukum internasional
Indonesia
•
31 Mar 2023


Berita Terbaru

Negara-Negara UE sepakat jatuhkan sanksi terhadap pemukim Israel
Indonesia
•
12 May 2026

Ganggu penerbangan sipil, Israel minta pesawat militer AS tinggalkan bandara Ben Gurion
Indonesia
•
12 May 2026

Menteri kabinet senior Inggris desak PM Starmer tetapkan jadwal pengunduran dirinya
Indonesia
•
12 May 2026

AS intensifkan pengumpulan intelijen militer di lepas pantai Kuba
Indonesia
•
11 May 2026
