
Otoritas sebut sistem kesehatan di Gaza akan segera kolaps akibat kelangkaan bahan bakar

Seorang anak laki-laki yang terluka dirawat di sebuah klinik sementara di Kota Rafah, Jalur Gaza selatan, pada 8 Mei 2024. (Xinhua/Rizek Abdeljawad)
Sistem kesehatan di Jalur Gaza berpotensi kolaps dalam hitungan jam akibat kelangkaan bahan bakar yang parah, dengan militer Israel menutup perlintasan Kerem Shalom pada 5 Mei, yang merupakan titik masuk utama untuk bantuan kemanusiaan ke Gaza, tak lama setelah serangan roket Hamas menewaskan empat tentara Israel di area sekitarnya.
Gaza, Palestina (Xinhua) – Otoritas kesehatan yang dikelola Hamas pada Senin (13/5) memperingatkan bahwa sistem kesehatan di Jalur Gaza berpotensi kolaps dalam hitungan jam akibat kelangkaan bahan bakar yang parah.
Seorang anak laki-laki Palestina berdiri di luar sebuah tenda di kamp sementara di Kota Rafah, Jalur Gaza selatan, pada 10 Mei 2024. (Xinhua/Rizek Abdeljawad)
Orang-orang memeriksa sejumlah bangunan yang hancur pascapengeboman Israel di kamp pengungsi Al-Maghazi di Jalur Gaza tengah pada 11 Mei 2024. (Xinhua)
Seorang anak yang terluka dirawat di sebuah rumah sakit di Kota Rafah, Jalur Gaza selatan, pada 8 Mei 2024. (Xinhua/Rizek Abdeljawad)
Seorang anak perempuan yang terluka dipindahkan ke dalam sebuah ambulans di Kota Rafah, Jalur Gaza selatan, pada 8 Mei 2024. (Xinhua/Rizek Abdeljawad)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Alam dan manusia buat AS duduki posisi teratas dalam bencana cuaca ekstrem global
Indonesia
•
07 Apr 2023

COVID-19 – WHO setujui vaksin ke-9 untuk penggunaan darurat
Indonesia
•
19 Dec 2021

Feature - Menapaki warisan Islam Melayu di Pulau Penyengat
Indonesia
•
16 Jan 2026

COVID-19 – Epidemiolog terkemuka China desak intensifkan vaksinasi ‘booster’
Indonesia
•
12 Dec 2022


Berita Terbaru

Hadapi penyakit langka, kawasan Asia-Pasifik luncurkan aliansi genomik
Indonesia
•
11 May 2026

Penggemar sepak bola diimbau waspadai penipuan tiket jelang Piala Dunia
Indonesia
•
11 May 2026

Delegasi Universitas Negeri Yogyakarta kunjungi universitas di Beijing, bahas pertukaran akademis
Indonesia
•
10 May 2026

Seluruh penumpang kapal terdampak hantavirus menjadi kontak "berisiko tinggi"
Indonesia
•
10 May 2026
