
Situs fosil panda ditemukan di gua terpanjang di Asia yang berlokasi di Guizhou, China

Foto yang diabadikan pada 18 April 2024 ini menunjukkan beberapa fosil panda raksasa yang ditemukan di Gua Shuanghe di Zunyi, Provinsi Guizhou, China barat daya. (Xinhua)
Situs fosil panda yang ditemukan di sebuah gua di Provinsi Guizhou, China barat daya, memiliki lebih dari 40 fosil panda raksasa, dengan spesimen tertua berumur setidaknya 100.000 tahun, sedangkan yang terbaru baru berumur beberapa ratus tahun.
Guiyang, China (Xinhua) – Sejumlah pakar China baru-baru ini menemukan situs fosil panda dalam ekspedisi ilmiah yang mereka lakukan di sebuah gua di Provinsi Guizhou, China barat daya.Penemuan terbaru di Gua Shuanghe, gua terpanjang di Asia, ini terdiri dari sisa-sisa kerangka dan fosil gigi panda, kata Wang Deyuan, asisten peneliti di Akademi Ilmu Pengetahuan Guizhou, salah satu institut yang terlibat dalam ekspedisi ilmiah tersebut."Berdasarkan tingkat kerusakan gigi, dapat disimpulkan bahwa fosil ini milik seekor panda dewasa," ungkap Wang, seraya menambahkan bahwa pengujian lebih lanjut diperlukan untuk menentukan secara spesifik dari era mana panda itu berasal.
Seorang pakar melakukan ekspedisi ilmiah di Gua Shuanghe di Zunyi, Provinsi Guizhou, China barat daya, pada 13 April 2024. (Xinhua)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Studi ungkap penurunan salinitas danau di Dataran Tinggi Qinghai-Tibet
Indonesia
•
06 Aug 2023

COVID-19 – Ahli: Orang dengan antibodi tinggi mungkin terinfeksi tanpa gejala
Indonesia
•
05 Mar 2021

Komite peninjauan tolak rencana pelapisan Piramida Menkaure di Giza, Mesir
Indonesia
•
16 Feb 2024

Ikan langka ini kembali ditemukan di Kamboja setelah ‘menghilang’ selama hampir 20 tahun
Indonesia
•
25 Oct 2024


Berita Terbaru

Akumulasi debu sejak 130.000 tahun silam dorong perubahan iklim di Asia
Indonesia
•
17 Mar 2026

Tim peneliti internasional kembangkan implan cetak 3D untuk perbaiki kerusakan jaringan
Indonesia
•
17 Mar 2026

Kapasitas nuklir global yang sedang dibangun capai rekor tertinggi dalam 40 tahun
Indonesia
•
13 Mar 2026

Wahana antariksa NASA kembali masuki atmosfer Bumi beberapa tahun lebih awal dari prediksi
Indonesia
•
13 Mar 2026
