Situs pengamatan Lenghu di Qinghai tanda tangani proyek teleskop astronomis baru

Foto dari udara yang diabadikan pada 12 April 2023 ini menunjukkan proyek teleskop astronomi di lokasi pengamatan Lenghu yang sedang dibangun di Provinsi Qinghai, China barat laut. (Xinhua/Chen Jie)
Situs pengamatan Lenghu di Provinsi Qinghai, China barat laut, merupakan salah satu yang terbaik di dunia karena memiliki langit malam yang cerah, kondisi atmosfer yang stabil, dan iklim yang kering.
Xining, China, 29 Juli (Xinhua) – Kontrak untuk pembangunan sejumlah proyek teleskop astronomis baru telah ditandatangani baru-baru ini di Provinsi Qinghai, China barat laut, yang akan dibangun di lokasi pengamatan canggih di provinsi tersebut, yakni di Lenghu.Dengan kontrak-kontrak baru tersebut, situs Lenghu kini memiliki 12 proyek teleskop astronomis optik dan 43 teleskop astronomis, dengan total investasi sekitar 2,7 miliar yuan, menurut kawasan industri Lenghu.Salah satu upaya baru itu melibatkan proyek teleskop spektroskopi Shanghai Jiao Tong University (JUST), sementara satu lainnya merupakan proyek Expanding Aperture Segmented Telescope (EAST) yang dipimpin oleh Universitas Peking.Desain teleskop JUST dan struktur kubahnya telah rampung, dan infrastruktur serta struktur utama diperkirakan akan selesai dalam waktu tiga tahun, diikuti dengan dimulainya pengamatan formal, menurut Institut Tsung-Dao Lee dari Universitas Jiao Tong Shanghai.Proyek JUST diperkirakan akan mencapai serangkaian hasil penelitian terobosan yang signifikan di bidang materi gelap dan energi gelap, astronomi domain waktu, dan eksplorasi eksoplanet, menurut lembaga tersebut.Dihuni sekitar 500 penduduk tetap, Lenghu merupakan sebuah kota kecil yang berada di Gunung Saishiteng, di ketinggian rata-rata 2.800 meter, di Dataran Tinggi Qinghai-Tibet.Menikmati keuntungan dari langit malam yang cerah, kondisi atmosfer yang stabil, dan iklim yang kering, Lenghu merupakan salah satu situs pengamatan terbaik di dunia. Pembangunan situs Lenghu dimulai pada 2018.*1 yuan = 2.112 rupiahLaporan: RedaksiBagikan
Komentar
Berita Terkait

Teknologi analisa ‘fingerprint’ LEMIGAS tingkatkan ekplorasi migas
Indonesia
•
03 Dec 2022

Studi: Panas ekstrem diperkirakan tingkatkan kematian akibat kardiovaskular di AS
Indonesia
•
31 Oct 2023

Pesawat Amfibi AG600M buatan China rampungkan uji terbang pertama 2025
Indonesia
•
07 Feb 2025

Taikonaut Shenzhou-18 lakukan uji alarm kebakaran dan pengambilan sampel darah di luar angkasa
Indonesia
•
09 Aug 2024
Berita Terbaru

Deforestasi dan perubahan pemanfaatan lahan intensifkan gelombang panas global
Indonesia
•
29 Jan 2026

Batu bergagang berusia 70.000 tahun ditemukan, mitos keterlambatan teknologi Asia Timur terpatahkan
Indonesia
•
29 Jan 2026

Palem nyabah di ujung tanduk, BRIN amankan ‘cetak biru genetik’ untuk selamatkan warisan Bali
Indonesia
•
28 Jan 2026

Hingga akhir 2025, stasiun pemancar 5G di China tembus 4,83 juta unit
Indonesia
•
28 Jan 2026
