China mulai bangun teleskop baru untuk misi luar angkasa Bulan dan antariksa dalam

Sejumlah orang mengunjungi Gunung Changbai yang diselimuti salju di Provinsi Jilin, China timur laut, pada 7 Maret 2021. (Xinhua/Yan Linyun)
Teleskop radio apertur 40 meter di area Gunung Changbai di Provinsi Jilin, China timur laut, akan membentuk jaringan dengan lima teleskop lainnya di seluruh negara itu dan satu pusat pemrosesan data di Shanghai, sehingga meningkatkan kapasitas observasi dan melayani eksplorasi antariksa dalam secara lebih baik.
Changchun, China (Xinhua) – China pada Rabu (11/10) memulai pembangunan teleskop radio apertur 40 meter di area Gunung Changbai di Provinsi Jilin, China timur laut, untuk mendukung misi penjelajahan Bulan dan antariksa dalam (deep space) di masa depan.Dikembangkan oleh Observatorium Astronomi Shanghai yang berada di bawah naungan Akademi Ilmu Pengetahuan China, instrumen optik tersebut dirancang untuk menjadi teleskop radio multiguna besar yang dapat digerakkan sepenuhnya dan berpresisi tinggi.Para ilmuwan yakin bahwa area Gunung Changbai merupakan lokasi ideal untuk pengamatan menggunakan teleskop karena langitnya yang cerah dan iklimnya yang kering.Setelah rampung dibangun nanti, teleskop baru tersebut akan membentuk jaringan dengan lima teleskop lainnya di seluruh China dan satu pusat pemrosesan data di Shanghai, sehingga meningkatkan kapasitas observasi negara itu dan melayani eksplorasi antariksa dalam secara lebih baik.Fasilitas sains tersebut juga akan memperkuat penelitian astronomi radio China serta mendorong pencapaian yang lebih inovatif di berbagai bidang mutakhir, seperti lubang hitam supermasif dan dinamika galaksi.Sebelumnya pada tahun ini, China mengumumkan akan melanjutkan penelitian Bulan dengan beberapa misi yang direncanakan, termasuk satu tugas untuk membawa 2 kilogram sampel dari sisi jauh Bulan ke Bumi.Menurut pihak observatorium, pembangunan teleskop baru tersebut beserta stasiunnya akan rampung pada akhir 2024.Laporan: RedaksiBagikan
Komentar
Berita Terkait

Raksasa agrobisnis Bayer optimistis dengan industri benih China
Indonesia
•
24 Mar 2024

Peneliti ungkap bagaimana debu global kendalikan siklus karbon dan perubahan iklim
Indonesia
•
16 Nov 2025

Inovasi dorong keberhasilan penghijauan gurun pasir di Ningxia, China timur laut
Indonesia
•
18 Jun 2024

IAEA perkirakan energi nuklir tumbuh kuat hingga 2050
Indonesia
•
18 Sep 2024
Berita Terbaru

Deforestasi dan perubahan pemanfaatan lahan intensifkan gelombang panas global
Indonesia
•
29 Jan 2026

Batu bergagang berusia 70.000 tahun ditemukan, mitos keterlambatan teknologi Asia Timur terpatahkan
Indonesia
•
29 Jan 2026

Palem nyabah di ujung tanduk, BRIN amankan ‘cetak biru genetik’ untuk selamatkan warisan Bali
Indonesia
•
28 Jan 2026

Hingga akhir 2025, stasiun pemancar 5G di China tembus 4,83 juta unit
Indonesia
•
28 Jan 2026
