
Starship akan mengorbit Bumi untuk pertama kali, SpaceX bawa 26 satelit Starlink V3

Foto hasil tangkapan layar video yang dirilis oleh SpaceX pada 20 April 2023 ini memperlihatkan roket Starship lepas landas dari landasan peluncuran di fasilitas Starbase milik SpaceX di Boca Chica, Texas, Amerika Serikat. (Xinhua/SpaceX)
Los Angeles, Amerika Serikat (Xinhua/Indonesia Window) – SpaceX berencana mengirim roket raksasa Starship miliknya ke orbit Bumi untuk kali pertama dalam uji terbang ke-14 yang dijadwalkan akan dilaksanakan pada Selasa (22/9), ungkap perusahaan itu pada Selasa (15/9).
Menurut situs jejaring SpaceX, waktu peluncuran dijadwalkan akan dimulai pada pukul 07.15 Central Time (19.15 WIB) dan berlangsung selama 75 menit, tetapi untuk sementara ini masih menunggu persetujuan regulasi. Peluncuran tersebut direncanakan dilaksanakan dari fasilitas Starbase milik SpaceX di Negara Bagian Texas, Amerika Serikat (AS).
Misi orbital perdana Starship ini diperkirakan akan terbang pada ketinggian sekitar 275 km di atas Bumi, menyelesaikan kurang lebih enam kali pengorbitan mengelilingi Bumi, dan berlangsung selama hampir 10 jam sebelum mendarat di Samudra Pasifik, sebelah barat Chile.
Starship juga akan mengantarkan 26 satelit Starlink V3 ke orbit untuk pertama kalinya. Satelit-satelit ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas dan kecepatan jaringan bagi pengguna secara signifikan, ungkap perusahaan tersebut.
Setelah dilepaskan, satelit-satelit tersebut akan membentangkan antena dan panel suryanya, serta menjalin kontak awal dengan stasiun Bumi dan bagian lain dari konstelasi Starlink melalui tautan frekuensi radio dan laser.
Menurut SpaceX, tujuan utama dari uji coba pendorong (booster) pada Penerbangan 14 mencakup peluncuran, pendakian (ascent), pemisahan tahap (stage separation), manuver boostback burn, dan proses landing burn di titik pendaratan lepas pantai di Teluk Meksiko.
Perusahaan menyatakan telah melakukan sejumlah modifikasi perangkat keras dan perangkat lunak untuk mengatasi masalah yang ditemukan dalam penerbangan sebelumnya.
SpaceX pada 24 Juli telah melaksanakan uji penerbangan ke-13 terhadap sistem Starship-nya. Uji penerbangan tersebut mencapai beberapa tonggak penting, termasuk pelepasan perdana satelit Starlink V3 generasi terbaru dan uji penyalaan ulang mesin (engine relight) di luar angkasa.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Roket komersial China CERES-1 Y8 luncurkan satu satelit baru
Indonesia
•
27 Aug 2023

Ilmuwan China rampungkan eksperimen enkripsi kuantum berbasis ‘drone’ pertama di dunia
Indonesia
•
21 Nov 2024

Percetakan Al-Qur'an King Fahd Saudi luncurkan aplikasi Warsh Qur'an
Indonesia
•
16 Dec 2021

Ilmuwan China temukan spesies baru dinosaurus berbulu
Indonesia
•
18 Jun 2026


Berita Terbaru

Fokus Berita – Kamera profesional mulai terancam? Ponsel China hadirkan sensor 1 inci dan ‘zoom’ periskop
Indonesia
•
25 Sep 2026

Makam piramida era Romawi simpan adegan langka perjalanan Dewa Ra ke dunia bawah
Indonesia
•
25 Sep 2026

China operasikan 354.000 robot industri pada 2025, hampir 60 persen dari total dunia
Indonesia
•
24 Sep 2026

Dunia terbelah soal AI di PBB: Guterres desak aturan, Trump tolak pembatasan global
Indonesia
•
24 Sep 2026
