Teleskop Hubble NASA abadikan galaksi-galaksi superterang yang saling berinteraksi

Foto baru dari Teleskop Antariksa Hubble NASA ini memperlihatkan galaksi-galaksi yang saling berinteraksi yang dikenal dengan nama AM 1214-255. (Sumber: NASA)
Teleskop Antariksa Hubble NASA berhasil menangkap gambar baru dari galaksi-galaksi superterang yang saling berinteraksi, yang dikenal dengan nama AM 1214-255.
Los Angeles, AS (Xinhua) – Teleskop Antariksa Hubble milik NASA berhasil menangkap gambar baru dari galaksi-galaksi superterang yang saling berinteraksi, yang dikenal dengan nama AM 1214-255, seperti diungkapkan badan antariksa tersebut pada Rabu (3/5).Galaksi-galaksi tersebut memiliki inti galaksi aktif (active galactic nuclei/AGN), yaitu daerah pusat galaksi yang sangat terang. Kecerahannya yang ekstrem disebabkan oleh materi yang berputar ke dalam lubang hitam supermasif di jantung galaksi itu, urai NASA.Hubble mengamati galaksi yang paling dekat dengan pusatnya sebagai bagian dari survei AGN, dengan tujuan mengumpulkan himpunan data tentang AGN di sekitarnya untuk digunakan sebagai sumber daya bagi para astronom yang menyelidiki fisika AGN, lubang hitam, struktur galaksi induk, dan lain-lain, kata NASA.Laporan: RedaksiBagikan
Komentar
Berita Terkait

Studi tunjukkan air hujan menjadi sumber daya air berharga di pegunungan tinggi
Indonesia
•
04 Nov 2025

Pakar peringatkan penggunaan ponsel berlebihan pengaruhi kualitas tidur
Indonesia
•
23 Mar 2025

China uji terbang empat prototipe pesawat amfibi AG600M
Indonesia
•
26 Feb 2023

Peneliti BRIN temukan spesies baru anggrek berbentuk seperti kuku macan di Sulawesi
Indonesia
•
21 Aug 2024
Berita Terbaru

Stasiun Mohe, stasiun penerima data satelit paling utara di China
Indonesia
•
30 Jan 2026

Ilmuwan kembangkan kristal baru, capai terobosan dalam ‘output’ laser ultraviolet vakum
Indonesia
•
30 Jan 2026

Tim ilmuwan manfaatkan baterai kuantum untuk jadi pemasok daya super bagi komputer kuantum
Indonesia
•
30 Jan 2026

Feature – Ekspedisi China ungkap fenomena bukaan es di Antarktika
Indonesia
•
30 Jan 2026
