Survei: Tingkat dukungan kabinet Kishida turun jadi 24,5 persen akibat skandal dana politik

Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida (tengah) meninggalkan tempat usai konferensi pers di Tokyo, Jepang, pada 13 Desember 2023. (Xinhua/Pool/Frank Robichon)
Tingkat dukungan publik terhadap kabinet Kishida mencapai titik terendah sepanjang masa pada Desember 2023 sebesar 22,3 persen, berada di kisaran 20 persen dalam empat jajak pendapat terakhir, termasuk survei sebelumnya pada Januari.
Tokyo, Jepang (Xinhua) – Tingkat dukungan terhadap kabinet Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida turun 2,8 poin persentase menjadi 24,5 persen, menandai tingkat terendah kedua, di tengah skandal dana politik yang menarik perhatian publik yang melibatkan partai berkuasa Partai Demokrat Liberal (Liberal Democratic Party/LDP), tunjuk survei Kyodo News pada Ahad (4/2).Total 84,9 persen responden mengatakan anggota parlemen LDP yang tidak melaporkan pendapatan dari acara penggalangan dana harus menjelaskan untuk apa dana tersebut, sementara 87 persen memperkirakan bahwa proposal reformasi partai yang dibuat dalam laporan sementara tidak akan membantu LDP memulihkan kepercayaan publik, menurut jajak pendapat terbaru.Sementara itu, tingkat ketidakpercayaan publik (disapproval rating) naik 1,4 poin dari hasil survei sebelumnya, menjadi 58,9 persen.Tingkat dukungan publik terhadap kabinet Kishida mencapai titik terendah sepanjang masa pada Desember 2023 sebesar 22,3 persen, berada di kisaran 20 persen dalam empat jajak pendapat terakhir, termasuk survei sebelumnya pada Januari, demikian menurut laporan Kyodo News.Pada akhir 2023, setelah terungkapnya skandal yang membuat lima faksi besar LDP dicurigai memberikan suap kepada anggota parlemen yang menjual tiket penggalangan dana melebihi kuota mereka tanpa mencatat jumlah tersebut sebagai pendapatan dalam laporan dana politiknya, lebih dari 10 pejabat senior atau anggota parlemen yang memiliki pengaruh besar telah mengundurkan diri dari jabatan mereka di kabinet Kishida atau di LDP.Hasil survei tersebut menunjukkan bahwa Kishida masih belum mendapatkan kembali kepercayaan publik, karena sebagian besar responden tidak menerima upayanya dalam melakukan reformasi partai, imbuh Kyodo News.Sekitar 76,5 persen responden mengatakan bahwa penilaian guilt-by-association antara anggota parlemen dan staf mereka harus dimasukkan dalam undang-undang pengendalian dana politik, sementara 89,3 persen responden mengatakan bahkan perlu melaporkan pengeluaran untuk kegiatan politik yang saat ini dikecualikan dari laporan pendapatan dan belanja.Survei secara nasional ini melibatkan 495 rumah tangga yang dipilih secara acak dengan pemilih yang memenuhi syarat dan 2.168 nomor telepon seluler, yang menghasilkan tanggapan dari 428 anggota rumah tangga dan 627 pengguna telepon seluler.Sejumlah wilayah di Prefektur Ishikawa yang terdampak gempa Semenanjung Noto dikecualikan dari survei ini, kata Kyodo News.Laporan: RedaksiBagikan
Komentar
Berita Terkait

Taiwan: Perdamaian Selat Taiwan sangat penting bagi stabilitas regional-global
Indonesia
•
05 Aug 2022

Serangan udara AS terhadap Houthi jadi contoh kebijakan intervensi militer Washington di Timur Tengah
Indonesia
•
18 Mar 2025

Menhan Israel: Israel akan perluas operasi ke sebagian besar wilayah Gaza
Indonesia
•
14 Apr 2025

PM Italia telepon Netanyahu, sampaikan serangan Israel terhadap UNIFIL "tidak dapat diterima"
Indonesia
•
15 Oct 2024
Berita Terbaru

Iran akan anggap setiap langkah militer AS sebagai tindakan perang
Indonesia
•
30 Jan 2026

Nilai mata uang Iran anjlok ke level terendah dalam sejarah di tengah tekanan ekonomi
Indonesia
•
29 Jan 2026

Aktivis AS berencana gelar aksi protes kedua, tuntut agen federal hengkang dari Minnesota
Indonesia
•
29 Jan 2026

Badan Pangan PBB akan hentikan operasi di wilayah Yaman yang dikuasai Houthi, akhiri kontrak 360 pegawai
Indonesia
•
29 Jan 2026
