
Studi ungkap penurunan salinitas danau di Dataran Tinggi Qinghai-Tibet

Foto yang diabadikan pada 4 Juli 2023 ini memperlihatkan pemandangan Danau Puma Yumco di wilayah Nagarze, Shannan, Daerah Otonom Tibet, China barat daya. (Xinhua/Sun Fei)
Tingkat salinitas di danau-danau di Dataran Tinggi Qinghai-Tibet menurun dalam dua dekade terakhir, kemungkinan lebih banyak disebabkan oleh volume air danau yang terus bertambah.
Beijing, China (Xinhua) – Sebuah studi yang dilakukan menggunakan teknologi pengindraan jarak jauh mengungkap penurunan tingkat salinitas di danau-danau di Dataran Tinggi Qinghai-Tibet dalam dua dekade terakhir.Studi yang dilakukan oleh para peneliti dari Institut Penelitian Dataran Tinggi Tibet (Institute of Tibetan Plateau Research/ITP) di bawah Akademi Ilmu Pengetahuan China (Chinese Academy of Sciences/CAS) ini diterbitkan baru-baru ini dalam International Journal of Digital Earth.Menurut studi tersebut, salinitas merupakan faktor penting dalam lingkungan air danau dan sistem perairan. Salinitas juga sensitif terhadap perubahan iklim dan aktivitas manusia. Namun, hanya ada segelintir studi temporal beruntun mengenai variasi salinitas danau di Dataran Tinggi Qinghai-Tibet. Pasalnya, kondisi lingkungan yang keras membuat pelaksanaan observasi in-situ untuk beberapa danau sulit dilakukan.
Foto dari udara yang diabadikan pada 9 Juni 2023 ini memperlihatkan pemandangan danau garam Qairhan di Golmud, Provinsi Qinghai, China barat laut. Memiliki luas total 5.856 kilometer persegi, danau garam Qairhan merupakan basis produksi pupuk kalium terbesar di China. (Xinhua/Han Fangfang)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Ilmuwan Rusia temukan bakteri pencerna bioplastik di zona permafrost
Indonesia
•
06 Oct 2020

Ratusan bangau leher hitam habiskan musim dingin di China barat daya
Indonesia
•
04 Nov 2022

Dua macan tutul salju langka tertangkap kamera di Yunnan, China barat daya
Indonesia
•
12 Nov 2024

Pembaruan perusahaan keamanan siber AS picu gangguan TI global skala besar
Indonesia
•
21 Jul 2024


Berita Terbaru

Laut makin panas, ancaman terhadap manusia meluas hingga kesehatan mental
Indonesia
•
12 Aug 2026

Beton ramah lingkungan mengembang dalam 14 detik, biaya material bisa turun 94 persen
Indonesia
•
11 Aug 2026

Feature – Dari Laut Jawa ke Laut Banda: Jejak air tawar ungkap rahasia laut Indonesia
Indonesia
•
09 Aug 2026

Feature – Di tengah riuh IGD, AI bantu tentukan pasien yang harus didahulukan
Indonesia
•
08 Aug 2026
