
Trump di titik kritis Perang Iran: Serang lagi atau diplomasi?

Para demonstran yang membawa poster ambil bagian dalam aksi unjuk rasa Hari Buruh Internasional (May Day) di Los Angeles, California, Amerika Serikat, pada 1 Mei 2026. (Xinhua/Qiu Chen)
Washington, Amerika Serikat (Xinhua/Indonesia Window) – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Kamis (17/9) mengatakan bahwa dirinya sedang mendekati titik krusial dalam perang Iran terkait apakah akan kembali melancarkan serangan besar-besaran untuk mengakhiri konflik tersebut, demikian dilaporkan outlet berita daring AS, Axios.
"Saya akan segera mengambil keputusan besar. Apakah saya ingin menyerbu masuk dan memusnahkan mereka atau tidak? Ini keputusan besar. Dengan saya, apa pun bisa terjadi," kata Trump kepada Axios.
Meskipun Trump pernah melontarkan ancaman serupa, komentarnya kali ini disampaikan menjelang pertemuan yang dijadwalkan digelar pada Selasa (22/9) dengan para pemimpin dari enam negara Teluk di sela-sela sidang Majelis Umum PBB di New York, kata laporan tersebut.
Pertemuan tersebut dapat menentukan tahap berikutnya dari perang Iran, termasuk apakah akan kembali mengupayakan jalur diplomasi atau justru mengintensifkan aksi militer, tambah laporan itu.
Keenam negara Teluk tersebut adalah Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Qatar, Bahrain, Kuwait, dan Oman.
Menurut laporan tersebut, jika Trump ingin kembali melancarkan operasi tempur besar-besaran, dia akan membutuhkan dukungan dari sekutu-sekutu regionalnya. Dalam beberapa hari terakhir, Trump telah berulang kali mengatakan bahwa perang akan segera berakhir.
Laporan tersebut juga mengutip sejumlah pejabat AS yang memperingatkan bahwa konflik itu menjadi kebuntuan yang tidak berkelanjutan, bukan perang maupun bukan damai.
Para pejabat AS itu juga meyakini Trump dapat kembali melancarkan operasi tempur besar-besaran setelah pemilu sela jika kesepakatan tidak tercapai hingga saat itu.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Topan Haikui mendarat di wilayah China timur dan selatan
Indonesia
•
06 Sep 2023

PM Slovakia kritis usai tertembak
Indonesia
•
17 May 2024

UNICEF: Hampir 23 juta warga Afghanistan butuh bantuan kemanusiaan pada 2025
Indonesia
•
17 Feb 2026

Kapasitas Masjidil Haram ditingkatkan selama Ramadhan dengan aturan ketat
Indonesia
•
07 Apr 2021


Berita Terbaru

Xi undang 100.000 pemuda AS ke China dalam 5 tahun, panda juga segera tiba di Atlanta
Indonesia
•
25 Sep 2026

Puluhan delegasi pilih ‘walk out’ saat Netanyahu pidato di Sidang Majelis Umum PBB
Indonesia
•
25 Sep 2026

Telaah – Dari persaingan ke kerja sama, Xi dorong China-AS temukan cara hidup berdampingan
Indonesia
•
26 Sep 2026

Jumlah pengungsi Yaman tembus 129.438 orang, ribuan menyeberang ke Djibouti
Indonesia
•
23 Sep 2026
