Kepala HAM PBB desak penghormatan terhadap hukum internasional menyusul pernyataan Trump soal Gaza

Orang-orang menghangatkan diri dengan api di samping tenda mereka setelah hujan lebat di Gaza City pada 6 Februari 2025. (Xinhua/Rizek Abdeljawad)
Trump mengusulkan agar AS mengambil alih dan membangun kembali Gaza setelah merelokasi warga Palestina, meskipun tidak ada rincian yang diberikan mengenai proses pemukiman kembali.
Jenewa, Swiss (Xinhua/Indonesia Window) – Komisaris Tinggi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk Hak Asasi Manusia (HAM) Volker Turk pada Kamis (6/2) menggarisbawahi perlunya menegakkan hukum internasional menyusul proposal pengambilalihan Gaza oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.Selama konferensi pers bersama dengan Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu yang sedang berkunjung pada Selasa (4/2), Trump mengusulkan agar AS mengambil alih dan membangun kembali Gaza setelah merelokasi warga Palestina, meskipun tidak ada rincian yang diberikan mengenai proses pemukiman kembali."Sangat penting bagi kita untuk bergerak menuju fase berikutnya dari gencatan senjata, untuk membebaskan semua sandera dan tahanan yang ditahan secara sewenang-wenang, mengakhiri perang dan membangun kembali Gaza, dengan menghormati sepenuhnya hukum humaniter internasional dan hukum HAM internasional," kata Turk dalam sebuah pernyataan yang dikirim ke Xinhua.
Komisaris Tinggi Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Hak Asasi Manusia Volker Turk berbicara dalam konferensi pers di Beirut, Lebanon, pada 16 Januari 2025. (Xinhua/Bilal Jawich)
Sejumlah pasien Palestina menunggu untuk diberangkatkan ke Perbatasan Rafah di Rumah Sakit Al-Shifa di Gaza City pada 1 Februari 2025. (Xinhua/Rizek Abdeljawad)
Bagikan
Komentar
Berita Terkait

Opini – Sistem PBB perlu ikutsertakan Taiwan, demi ciptakan dunia yang lebih aman, bebas dan setara
Indonesia
•
24 Sep 2024

Masjidil Haram sediakan lebih dari 150.000 salinan Al-Qur'an
Indonesia
•
17 Mar 2022

Laporan: Dampak krisis iklim memburuk di Jerman
Indonesia
•
29 Nov 2023

Presiden Iran: AS lancarkan "perang tanpa akhir" untuk jarah sumber daya negara-negara lain
Indonesia
•
19 May 2025
Berita Terbaru

Nilai mata uang Iran anjlok ke level terendah dalam sejarah di tengah tekanan ekonomi
Indonesia
•
29 Jan 2026

Aktivis AS berencana gelar aksi protes kedua, tuntut agen federal hengkang dari Minnesota
Indonesia
•
29 Jan 2026

Badan Pangan PBB akan hentikan operasi di wilayah Yaman yang dikuasai Houthi, akhiri kontrak 360 pegawai
Indonesia
•
29 Jan 2026

Swedia luncurkan program baru untuk tekan kekerasan laki-laki terhadap perempuan
Indonesia
•
29 Jan 2026
