
Turkiye keluarkan perintah penangkapan untuk 37 pemimpin Israel terkait Gaza

Presiden Turkiye Recep Tayyip Erdogan berpidato dalam rapat fraksi parlemen Partai Keadilan dan Pembangunan yang berkuasa di Ankara, Turkiye, pada 5 November 2025. (Xinhua/Mustafa Kaya)
Turkiye mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk 37 orang, termasuk Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, dengan tuduhan "genosida" dan "kejahatan terhadap kemanusiaan."
Istanbul/Yerusalem, Turkiye/WIlaya Palestina yang diduduki (Xinhua/Indonesia Window) – Kantor Kepala Kejaksaan Umum Istanbul di Turkiye pada Jumat (7/11) mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk 37 orang, termasuk Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu, dengan tuduhan "genosida" dan "kejahatan terhadap kemanusiaan."Kantor kejaksaan tersebut menyatakan dalam sebuah pernyataan bahwa surat-surat perintah penangkapan tersebut dikeluarkan setelah penyelidikan tentang apa yang disebut sebagai serangan "sistematis" Israel terhadap warga sipil di Gaza, seraya menambahkan bahwa penyelidikan tersebut dimulai setelah adanya pengaduan dari sejumlah korban dan anggota Global Sumud Flotilla, misi bantuan sipil yang dihalangi oleh pasukan angkatan laut Israel saat berusaha mengirimkan pasokan kemanusiaan ke Gaza.Menteri Luar Negeri Israel Gideon Sa'ar mengecam surat perintah penangkapan tersebut dalam sebuah unggahan di platform media sosial X, menyebutnya sebagai "upaya pencitraan" oleh Presiden Turkiye Recep Tayyip Erdogan. Dia mengatakan Israel "menolak keras" langkah tersebut.Erdogan merupakan salah satu kritikus terkuat Israel selama kampanye militernya di Gaza, yang dimulai setelah serangan Hamas pada 2023 yang menewaskan sekitar 1.200 orang di Israel, menurut pejabat Israel. Otoritas kesehatan Palestina mengatakan lebih dari 68.000 orang telah tewas di Gaza sejak saat itu, dan sebagian besar area di wilayah kantong tersebut telah hancur lebur.Turkiye juga berperan sebagai salah satu negara penjamin untuk perjanjian gencatan senjata di Gaza yang dicapai bulan lalu.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Jepang, Australia, Selandia Baru jatuhkan hukuman pada Rusia setelah invasi Ukraina
Indonesia
•
25 Feb 2022

Satu kematian akibat hantavirus terkonfirmasi di kapal pesiar di Samudra Atlantik
Indonesia
•
04 May 2026

Menlu Finlandia isyaratkan kemungkinan negaranya gabung NATO tanpa Swedia
Indonesia
•
25 Jan 2023

Cathay Pacific mulai kembali penerbangan gunakan wilayah udara Rusia
Indonesia
•
30 Oct 2022


Berita Terbaru

Xi undang 100.000 pemuda AS ke China dalam 5 tahun, panda juga segera tiba di Atlanta
Indonesia
•
25 Sep 2026

Puluhan delegasi pilih ‘walk out’ saat Netanyahu pidato di Sidang Majelis Umum PBB
Indonesia
•
25 Sep 2026

Telaah – Dari persaingan ke kerja sama, Xi dorong China-AS temukan cara hidup berdampingan
Indonesia
•
26 Sep 2026

Jumlah pengungsi Yaman tembus 129.438 orang, ribuan menyeberang ke Djibouti
Indonesia
•
23 Sep 2026
