
UEA peringatkan adanya upaya kelompok ekstremis rekrut kaum muda

Pemandangan Kota Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. (Nick Fewings di Unsplash)
Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (Xinhua/Indonesia Window) – Uni Emirat Arab (UEA) memperingatkan bahwa kelompok-kelompok ekstremis berusaha merekrut kaum muda di negara tersebut melalui pesan-pesan yang bersifat manipulatif secara emosional, mendorong keluarga dan masyarakat untuk tetap waspada.
Dalam sebuah pernyataan yang diunggah di media sosial pada Selasa (24/2), Departemen Keamanan Negara UEA mengatakan bahwa kelompok-kelompok seperti itu menggunakan retorika yang memutarbalikkan fakta dan menyalahartikan konsep guna menarik kaum muda ke arah ideologi radikal.
Peringatan tersebut disertai dengan sebuah video kampanye kesadaran yang mengilustrasikan bagaimana radikalisasi dapat dimulai secara halus, membuat seseorang mengadopsi pandangan ekstrem, mengisolasi diri mereka sendiri, dan menyebarkan intoleransi.
Departemen itu menekankan bahwa keamanan nasional merupakan tanggung jawab bersama dan mengimbau masyarakat untuk melaporkan aktivitas yang mencurigakan.
Pada Selasa yang sama, Anwar Gargash, penasihat diplomatik Presiden UEA, menyerukan kewaspadaan untuk melawan ideologi ekstremis dan melindungi masyarakat yang terbuka dan toleran.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Jubir Kemenlu China: Upaya China dan AS diperlukan untuk pulihkan hubungan
Indonesia
•
14 Dec 2022

Trump tunjuk Rubio jadi menlu AS di masa jabatannya yang kedua
Indonesia
•
15 Nov 2024

Pengadilan Korsel jadwalkan sidang akhir kasus pemakzulan Yoon pada 25 Februari
Indonesia
•
22 Feb 2025

Protes pecah usai Netanyahu bersikeras lakukan demiliterisasi di Suriah selatan
Indonesia
•
26 Feb 2025


Berita Terbaru

Feature – Saat ekonomi terpuruk, makanan gratis jadi harapan bagi warga rentan di Sanaa, Yaman
Indonesia
•
17 Mar 2026

Fokus Berita – Misi militer AS di Selat Hormuz ditolak sekutu Eropa
Indonesia
•
17 Mar 2026

Komandan Korps Garda Revolusi sebut Selat Hormuz tidak ditutup, tetapi berada di bawah kendali Iran
Indonesia
•
17 Mar 2026

Iran tak minta gencatan senjata atau negosiasi, siap bela diri selama yang diperlukan
Indonesia
•
17 Mar 2026
