
Usai cedera dan pensiun, duo seluncur indah China Sui/Han duduki posisi ke-5 di Milan-Cortina 2026

Duo atlet China Sui Wenjing (kiri)/Han Cong menyapa para penonton usai penampilan 'free skate' mereka di nomor seluncur indah pasangan (figure skating pairs) di ajang Olimpiade Musim Dingin Milan-Cortina 2026 di Milan, Italia, pada 16 Februari 2026. (Xinhua/Chen Yichen)
Milan, Italia (Xinhua/Indonesia Window) – Duo atlet seluncur indah (figure skating) China Sui Wenjing dan Han Cong mengungkapkan kelegaan mereka usai menduduki peringkat kelima di nomor pasangan (pairs) di ajang Olimpiade Musim Dingin Milan-Cortina pada Senin (16/2).
Juara bertahan Olimpiade tersebut menyuguhkan penampilan yang penuh determinasi di ajang Olimpiade Musim Dingin 2026 meski menghadapi sejumlah kendala fisik yang berkelanjutan, terutama bagi Sui.
Sui mengungkapkan bahwa dirinya berjuang melawan rasa sakit yang terus-menerus menerpa menjelang kompetisi itu.
"Setiap hari sungguh sulit bagi saya. Bahkan saat tidur, saya masih merasakan sakit. Setiap hari, saya merasakan nyeri di bagian (tubuh) tertentu," ujar Sui. "Saya mengonsumsi obat-obatan untuk menyelesaikan kompetisi ini. Saya mengonsumsi obat untuk tidur. Juga, ketika saya berupaya memulihkan otot-otot saya, proses itu menyakitkan."
Han, rekan Sui, yang kembali berlaga usai tiga tahun pensiun, menyatakan kepuasannya atas penampilan mereka.
"Saya puas dengan penampilan hari ini, dan meski saya telah pensiun tiga tahun yang lalu, sahabat, keluarga, dan seluruh tim saya mendukung dan mendorong saya untuk tampil di Olimpiade ini," tutur Han.
Meski gagal naik podium, kegigihan duo atlet China tersebut dalam mengatasi cedera dan kembali dari masa pensiun menunjukkan daya juang mereka di pentas Olimpiade.
Han juga memberikan penghormatan bagi kemitraan mereka yang telah terjalin lama, yang berlangsung selama tiga siklus Olimpiade.
"Saya beruntung memiliki rekan yang luar biasa ini selama tiga Olimpiade, dan kami berjuang agar siap tampil."
Dalam persiapannya menghadapi Olimpiade, Han mengatakan dirinya harus menjalani latihan fisik yang intensif guna memulihkan kondisi tandingnya.
"Saya perlu menurunkan berat badan dan memulihkan energi. Jadi, saya harus banyak latihan," tutur Han.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Perempuan dan disabilitas diharapkan lebih dilibatkan dalam pembangunan
Indonesia
•
09 Mar 2022

Rumania lanjutkan program bayi tabung untuk atasi penurunan angka kelahiran
Indonesia
•
25 Jul 2024

Hampir separuh remaja Amerika alami ‘cyberbullying’
Indonesia
•
17 Dec 2022

Survei ungkap tingkat merokok di kalangan pelajar sekolah menengah China turun
Indonesia
•
02 Jun 2024


Berita Terbaru

Hadapi penyakit langka, kawasan Asia-Pasifik luncurkan aliansi genomik
Indonesia
•
11 May 2026

Penggemar sepak bola diimbau waspadai penipuan tiket jelang Piala Dunia
Indonesia
•
11 May 2026

Delegasi Universitas Negeri Yogyakarta kunjungi universitas di Beijing, bahas pertukaran akademis
Indonesia
•
10 May 2026

Seluruh penumpang kapal terdampak hantavirus menjadi kontak "berisiko tinggi"
Indonesia
•
10 May 2026
