
China umumkan rangkaian kebijakan baru untuk fasilitasi perjalanan warganya ke luar negeri

Qin Chuan (pertama dari kanan), pemimpin sebuah grup tur, membantu para turis mengisi informasi keluar dan masuk sebelum bertolak ke Bali, di Bandar Udara Shenzhen di Shenzhen, Provinsi Guangdong, China selatan, pada 12 Februari 2023. (Xinhua/Mao Siqian)
Warga China Daratan yang mengajukan permohonan multiple entry ke Hong Kong dan Makau dengan tujuan bisnis dapat menggunakan peralatan pintar untuk mendapatkan izin akses cepat. Selain itu, durasi tinggal bagi para pemegang izin bisnis ke Hong Kong dan Makau akan diperpanjang dari tujuh hari menjadi 14 hari.
Beijing, China (Xinhua) – Administrasi Imigrasi Nasional (National Immigration Administration/NIA) China pada Ahad (28/4) mengumumkan rangkaian kebijakan untuk memfasilitasi perjalanan ke luar negeri bagi warganya.Langkah-langkah yang diambil termasuk mendiversifikasi kanal aplikasi untuk dokumen keluar dan masuk, mengoptimalkan prosedur aplikasi, serta memperpanjang masa tinggal. Langkah-langkah tersebut akan mulai berlaku pada 6 Mei mendatang, menurut NIA.Menurut kebijakan baru ini, warga berusia 16 tahun ke atas (kecuali pegawai negeri sipil dan prajurit militer aktif) di 20 kota percontohan, termasuk Beijing dan Shanghai, akan dapat memperbarui dan menerbitkan kembali paspor mereka, serta dokumen perjalanan ke daerah Hong Kong, Makau, dan Taiwan melalui platform online.Warga China Daratan yang mengajukan permohonan multiple entry ke Hong Kong dan Makau dengan tujuan bisnis dapat menggunakan peralatan pintar untuk mendapatkan izin akses cepat. Selain itu, durasi tinggal bagi para pemegang izin bisnis ke Hong Kong dan Makau akan diperpanjang dari tujuh hari menjadi 14 hari.Beijing dan Shanghai akan dimasukkan ke dalam kebijakan penerbitan izin multiple entry dengan masa berlaku satu hingga lima tahun untuk enam kategori talenta yang telah ditetapkan untuk melakukan perjalanan ke Hong Kong dan Makau, dengan durasi tinggal kurang dari 30 hari untuk setiap perjalanan.Selain itu, jenis baru izin multiple entry akan diterbitkan bagi warga China Daratan untuk melakukan perjalanan ke Makau dengan tujuan berpartisipasi dalam pameran, perawatan medis, dan aktivitas seni pertunjukan. Satu hingga dua orang pendamping untuk mereka yang mencari layanan medis di Makau berhak mengajukan izin yang sama.Izin khusus akan dikeluarkan untuk warga China Daratan dalam grup turis yang melancong di Hengqin dan Makau, mencabut pembatasan jumlah masuk bagi grup-grup tersebut ke Makau melalui pelabuhan Hengqin dalam tujuh hari.Rangkaian kebijakan baru ini sangat penting untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, menstimulasi vitalitas pasar, mengoptimalkan lingkungan bisnis, dan membantu membentuk ekonomi terbuka di level yang lebih tinggi, menurut seorang pejabat NIA.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Kanada perketat aturan emisi gas metana dan minyak bumi
Indonesia
•
05 Dec 2023

China siap dorong hubungan dengan Australia berdasarkan prinsip saling menghormati
Indonesia
•
22 Dec 2022

Feature: Dibangun 165 tahun lalu, Terusan Suez jadi saksi perjalanan Mesir dari terpuruk hingga bangkit (Bagian 2 - selesai)
Indonesia
•
03 May 2024

Analis: Diplomasi vaksin China tekan Taiwan secara internasional
Indonesia
•
07 Mar 2021


Berita Terbaru

Feature – Saat ekonomi terpuruk, makanan gratis jadi harapan bagi warga rentan di Sanaa, Yaman
Indonesia
•
17 Mar 2026

Fokus Berita – Misi militer AS di Selat Hormuz ditolak sekutu Eropa
Indonesia
•
17 Mar 2026

Komandan Korps Garda Revolusi sebut Selat Hormuz tidak ditutup, tetapi berada di bawah kendali Iran
Indonesia
•
17 Mar 2026

Iran tak minta gencatan senjata atau negosiasi, siap bela diri selama yang diperlukan
Indonesia
•
17 Mar 2026
