
China konfirmasi masuknya benda udara sipil ke wilayah udara AS secara tak sengaja

Sebuah drone nirawak dengan kemampuan pemosisian presisi tinggi level sentimeter memeriksa jalur transmisi otomatis menara transmisi listrik di Provinsi Jiangsu, China timur, pada 29 Desember 2022. (Xinhua/State Grid Jiangsu Electric Power Co., Ltd.)
Wilayah udara Amerika Serikat dimasuki sebuah benda udara sipil yang berasal dari China, yang digunakan untuk penelitian, terutama untuk tujuan meteorologi.
Beijing, China (Xinhua) – Seorang juru bicara (jubir) Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) China pada Jumat (3/2) mengonfirmasi bahwa sebuah benda udara sipil telah secara tidak sengaja memasuki wilayah udara Amerika Serikat (AS) akibat keadaan yang tidak dapat dihindari (force majeure).Sebelumnya, sejumlah laporan media menyebutkan bahwa sebuah benda udara tak berawak milik China baru-baru ini terlihat di wilayah udara AS.Jubir itu mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa benda udara tersebut berasal dari China. Dia mengatakan benda udara itu merupakan benda udara sipil yang digunakan untuk penelitian, terutama untuk tujuan meteorologi. Terdampak oleh angin baratan (Westerlies) dan memiliki kemampuan kemudi otomatis (self-steering) yang terbatas, benda udara itu pun menyimpang jauh dari rute yang direncanakan, menurut jubir itu.Pihak China menyesalkan insiden masuknya benda udara itu ke wilayah udara AS secara tidak sengaja akibat force majeure, ujar jubir itu, seraya menambahkan bahwa pihak China akan terus berkomunikasi dengan pihak AS dan menangani situasi tak terduga yang disebabkan oleh force majeure ini dengan baik.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Pemerintah Taiwan yakinkan Festival Lentera aman dikunjungi
Indonesia
•
08 Feb 2020

Jumlah jamaah umroh tahun 2021 meningkat 11,61 persen
Indonesia
•
02 Apr 2022

Cendekiawan: Pembuangan air limbah nuklir Jepang "pengkhianatan" terhadap kepercayaan Pasifik
Indonesia
•
29 Aug 2023

Warga Jepang desak pemerintah berbagi informasi seiring banyaknya kasus kejahatan seksual militer AS
Indonesia
•
23 Jul 2024


Berita Terbaru

Badan Maritim PBB hentikan evakuasi setelah serangan di Teluk Oman, 11.000 pelaut terjebak di Selat Hormuz
Indonesia
•
26 Jun 2026

Iran desak AS hentikan interpretasi yang bertentangan dengan MoU perdamaian
Indonesia
•
26 Jun 2026

Arab Saudi tangguhkan perjalanan ke tiga negara Afrika, cegah penyebaran Ebola
Indonesia
•
26 Jun 2026

Oman tegaskan Selat Hormuz tak akan kenakan biaya transit, jamin navigasi tetap aman
Indonesia
•
26 Jun 2026
