
Ada 1.000 lebih terumbu karang tersembunyi di Australia utara

Foto dari udara yang diabadikan pada 2 Juni 2021 ini menunjukkan Great Barrier Reef di Queensland, Australia. (Xinhua/Hu Jingchen)
Pemetaan terumbuh karang di Australia utara mengklasifikasikan lebih dari 3.600 terumbu karang dan 2.900 terumbu berbatu, menciptakan gambaran komprehensif pertama tentang batas-batas terumbu karang di kawasan itu.
Sydney, Australia (Xinhua/Indonesia Window) – Tim peneliti berhasil menemukan dan memetakan lebih dari 1.000 terumbu karang yang belum dipetakan di Australia utara, secara signifikan memperluas habitat laut yang diketahui di wilayah tersebut.
Terumbu karang tersebut, yang membentang dari Houtman Abrolhos di Negara Bagian Australia Barat sampai ke bagian barat Cape York di Negara Bagian Queensland, hingga saat ini sebagian besar tidak terlihat dan juga terabaikan dalam perencanaan konservasi dan pengembangan, menurut pernyataan dari Institut Ilmu Kelautan Australia (Australian Institute of Marine Science/AIMS) yang dirilis pada Senin (20/4).
Proyek Marine and Coastal Hub, yang dipimpin oleh AIMS dalam kerja sama dengan Universitas Queensland, mengungkap terumbu karang yang biasanya tersembunyi di perairan yang kaya sedimen, menurut pernyataan itu. Disebutkan pula bahwa terumbu karang itu terungkap bukan melalui ekspedisi laut, tetapi melalui analisis citra satelit canggih.
Dengan menggabungkan sekitar 200 citra satelit dari area tersebut, tim itu menciptakan citra komposit, yang memungkinkan mereka untuk "mengintip lebih jauh ke dalam kolom air" dan memetakan terumbu karang, kata para peneliti.
Penelitian tersebut mengungkap bahwa Australia utara memiliki jumlah terumbu karang yang serupa dengan Great Barrier Reef, meskipun banyak di antaranya jauh lebih kecil, tutur Manajer Proyek AIMS e-Atlas Eric Lawrey.
"Ini adalah gugusan terumbu karang luas yang sebagian besar belum diketahui," kata Lawrey, seraya menambahkan bahwa terumbu karang tersebut, yang merupakan habitat bagi berbagai macam biota laut, mungkin sudah diketahui oleh penduduk setempat.
Sebelumnya, sebagian besar garis pantai Australia utara belum dipetakan. Pemetaan terbaik dapat ditemukan dalam peta laut, yang tidak membedakan antara terumbu karang dan terumbu berbatu karena peta tersebut hanya dirancang untuk memperingatkan kapal agar menjauh.
Tim tersebut memetakan dan mengklasifikasikan lebih dari 3.600 terumbu karang dan 2.900 terumbu berbatu, menciptakan gambaran komprehensif pertama tentang batas-batas terumbu karang di Australia utara, dengan kumpulan data akhir tersedia melalui portal data publik, memperkuat perlindungan ekosistem laut.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Pusat luar angkasa Dubai simulasikan kehidupan Mars di metaverse
Indonesia
•
20 Sep 2022

Dua ‘geopark’ China masuk dalam UNESCO Global Geoparks Network
Indonesia
•
19 Apr 2025

Suhu Antarktika di atas 20 derajat Celsius, tertinggi dalam sejarah
Indonesia
•
14 Feb 2020

Teknologi digital dorong kerja sama perdagangan negara-negara peserta pembangunan bersama Sabuk dan Jalur Sutra
Indonesia
•
12 Oct 2023


Berita Terbaru

Fokus Berita – Kamera profesional mulai terancam? Ponsel China hadirkan sensor 1 inci dan ‘zoom’ periskop
Indonesia
•
25 Sep 2026

Makam piramida era Romawi simpan adegan langka perjalanan Dewa Ra ke dunia bawah
Indonesia
•
25 Sep 2026

China operasikan 354.000 robot industri pada 2025, hampir 60 persen dari total dunia
Indonesia
•
24 Sep 2026

Dunia terbelah soal AI di PBB: Guterres desak aturan, Trump tolak pembatasan global
Indonesia
•
24 Sep 2026
