
Laporan WHO: Virus influenza A dominasi musim flu global yang tengah berlangsung

Seorang tenaga kesehatan memberikan vaksin kepada seorang pria lanjut usia di pusat vaksinasi di Mexico City, ibu kota Meksiko, pada 12 November 2025. (Xinhua/Francisco Canedo)
Aktivitas influenza mengalami peningkatan di seluruh dunia sejak Oktober tahun ini, dengan virus influenza A mendominasi peredaran.
Jenewa, Swiss (Xinhua/Indonesia Window) – Aktivitas influenza mengalami peningkatan di seluruh dunia sejak Oktober tahun ini, dengan virus influenza A mendominasi peredaran, kata Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dalam sebuah laporan yang dirilis pada Rabu (10/12) malam waktu setempat.Pembaruan terbaru ‘Influenza Musiman - Situasi Global’ (Seasonal influenza - Global situation) menyebutkan peningkatan tersebut bertepatan dengan dimulainya musim dingin di Belahan Bumi Utara dan peningkatan musiman dalam infeksi saluran pernapasan akut yang disebabkan oleh influenza dan virus pernapasan lainnya.Meskipun tingkat influenza global masih berada dalam kisaran musiman yang diperkirakan, peningkatan dini dan aktivitas yang lebih intensif dari biasanya telah diamati di beberapa wilayah, terutama yang melibatkan virus influenza A (H3N2).Di banyak negara di Belahan Bumi Utara, tingkat infeksi saluran pernapasan akut mengalami peningkatan, didorong oleh epidemi musiman patogen saluran pernapasan seperti influenza, respiratory syncytial virus (RSV), dan virus saluran pernapasan lainnya, kata WHO.Waktu kemunculan, durasi, intensitas, dan tingkat keparahan setiap gelombang musiman masih sulit diprediksi, karena hal ini bergantung pada jenis virus yang beredar, imunitas populasi, dan kondisi lingkungan.Beberapa negara di Belahan Bumi Utara melaporkan dimulainya musim flu lebih awal, meskipun aktivitas virus belum mencapai ambang batas epidemi. Sementara itu, beberapa wilayah di Belahan Bumi Selatan mencatat aktivitas virus di atas rata-rata dalam beberapa bulan terakhir.Di wilayah beriklim sedang, subtropis, dan tropis, deteksi virus H3N2 meningkat, sehingga virus ini menjadi dominan sejak akhir September lalu.Laporan tersebut mengungkapkan virus influenza musiman terus berevolusi. Sejak Agustus 2025, berdasarkan data urutan genetik yang tersedia, terdapat peningkatan deteksi virus H3N2 J.2.4.1 (alias subclade K) dari beberapa negara.Virus-virus subclade K ini menunjukkan beberapa perubahan genetik dari virus H3N2 terkait, meskipun data epidemiologi saat ini tidak menunjukkan peningkatan keparahan penyakit.WHO menyatakan bahwa vaksin tetap penting, terutama bagi orang-orang yang berisiko tinggi mengalami komplikasi influenza dan pengasuhnya. Meskipun galur (strain) yang beredar berbeda dengan strain yang terdapat dalam vaksin, vaksin influenza musiman tetap dapat memberikan perlindungan.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Universitas Primagraha gelar ‘workshop Creative Writing’
Indonesia
•
13 Jul 2024

Fokus Berita – Universitas di China tawarkan mata kuliah percintaan, ajarkan mahasiswa cara rasakan kebahagiaan
Indonesia
•
08 Feb 2024

Badan-badan bantuan sebut konflik perburuk situasi kemanusiaan di Somalia
Indonesia
•
08 Mar 2023

Amerika Serikat akan kurangi kandungan nikotin dalam rokok
Indonesia
•
22 Jun 2022


Berita Terbaru

Hadapi penyakit langka, kawasan Asia-Pasifik luncurkan aliansi genomik
Indonesia
•
11 May 2026

Penggemar sepak bola diimbau waspadai penipuan tiket jelang Piala Dunia
Indonesia
•
11 May 2026

Delegasi Universitas Negeri Yogyakarta kunjungi universitas di Beijing, bahas pertukaran akademis
Indonesia
•
10 May 2026

Seluruh penumpang kapal terdampak hantavirus menjadi kontak "berisiko tinggi"
Indonesia
•
10 May 2026
