Tim Cook sebut China rantai pasokan paling penting bagi Apple

Foto yang diabadikan pada 18 Maret 2024 ini menunjukkan tampilan interior toko baru Apple, yang akan resmi dibuka pada 21 Maret di Shanghai, China timur. (Xinhua/Liu Ying)
Apple akan memperkuat kerja sama jangka panjangnya dengan mitra-mitra rantai pasokannya di China serta menjalin kolaborasi erat dengan mereka di bidang manufaktur ramah lingkungan dan cerdas untuk mencapai hasil yang saling menguntungkan.
Shanghai, China (Xinhua) – Saat berbicara dalam kunjungannya di Shanghai, CEO Apple Tim Cook pada Rabu (20/3) menegaskan kembali komitmen jangka panjang perusahaan itu terhadap pasar China."Tidak ada rantai pasokan di dunia yang lebih penting bagi kami selain China," kata Cook, seraya menambahkan bahwa Apple akan memperkuat kerja sama jangka panjangnya dengan mitra-mitra rantai pasokannya di China serta menjalin kolaborasi erat dengan mereka di bidang manufaktur ramah lingkungan dan cerdas untuk mencapai hasil yang saling menguntungkan.Kunjungan Cook bertepatan dengan pembukaan gerai unggulan baru Apple di Shanghai pada Kamis (21/3), yang akan menjadi toko ritel Apple terbesar kedua di dunia.Pada Rabu, Apple menggelar sesi berbagi (sharing session) dengan para pemasok China, seperti BYD, Lens Technology, dan Shenzhen Everwin Precision Technology Co., Ltd., memamerkan pencapaian dan kemajuan terbaru mereka di bidang manufaktur pintar, manufaktur ramah lingkungan, dan pelatihan tenaga kerja."Kami memikirkan 2030, yang tinggal enam tahun lagi. Kami ingin menjadi perusahaan yang netral karbon. Jadi, sebagai perusahaan, akan ada banyak sekali inovasi yang diperlukan, baik dari mitra kami maupun dari kami sendiri, untuk mencapainya. Namun, saya merasa bahwa dengan berada di sini hari ini, dan berkali-kali ke sini selama bertahun-tahun, keinginan tersebut sangat mungkin diwujudkan," kata Cook.Selama lebih dari 30 tahun, Apple telah mengupayakan pengembangannya di China. Data menunjukkan bahwa 151 dari 200 pemasok utama perusahaan tersebut melakukan kegiatan produksi di China.Raksasa teknologi Amerika Serikat itu juga terus meningkatkan investasinya di China. Pekan lalu saja, Apple mengumumkan bahwa pihaknya akan memperluas laboratorium penelitian terapannya di Shanghai dan mendirikan laboratorium baru di Shenzhen pada tahun ini.Laporan: RedaksiBagikan
Komentar
Berita Terkait

Astronaut relokasi pelabuhan ‘docking’ wahana SpaceX di stasiun luar angkasa
Indonesia
•
03 May 2023

Riset laut dalam telusuri Arus Lintas Indonesia
Indonesia
•
27 Nov 2019

Ilmuwan China ungkap bagaimana kelelawar fasilitasi penularan virus
Indonesia
•
15 Mar 2022

Observatorium China temukan dua asteroid baru di dekat Bumi
Indonesia
•
04 Aug 2022
Berita Terbaru

Stasiun Mohe, stasiun penerima data satelit paling utara di China
Indonesia
•
30 Jan 2026

Ilmuwan kembangkan kristal baru, capai terobosan dalam ‘output’ laser ultraviolet vakum
Indonesia
•
30 Jan 2026

Tim ilmuwan manfaatkan baterai kuantum untuk jadi pemasok daya super bagi komputer kuantum
Indonesia
•
30 Jan 2026

Feature – Ekspedisi China ungkap fenomena bukaan es di Antarktika
Indonesia
•
30 Jan 2026
