
Tim peneliti AS ciptakan bahan superkonduktor yang dapat digunakan

Foto yang dirilis oleh Universitas Rochester pada 8 Maret 2023 ini menunjukkan sampel lutesium hidrida berdiameter sekitar 1 milimeter, bahan superkonduktor yang diciptakan di laboratorium ilmuwan Ranga Dias, yang dilihat melalui mikroskop. (Xinhua/Universitas Rochester)
Bahan superkonduktor lutesium hidrida yang diberi nitrogen menunjukkan superkonduktivitas pada suhu 69 derajat Fahrenheit (20,55 derajat Celsius) dan tekanan 10 kilobar.
Los Angeles, AS (Xinhua) – Dalam sebuah pencapaian bersejarah, tim peneliti di Universitas Rochester telah menciptakan bahan superkonduktor lutesium hidrida pada suhu dan tekanan yang cukup rendah untuk penerapan praktis, demikian diumumkan oleh pihak universitas pada Rabu (8/3).Para ilmuwan telah mengejar terobosan di bidang fisika benda terkondensasi ini selama lebih dari satu abad. Bahan superkonduktor memiliki dua sifat utama, yaitu resistansi listrik yang menghilang dan medan magnet yang dikeluarkan melewati bahan superkonduktor, papar para peneliti.Dalam sebuah makalah yang diterbitkan pada Rabu di jurnal Nature, para peneliti mendeskripsikan lutesium hidrida yang diberi nitrogen dan menunjukkan superkonduktivitas pada suhu 69 derajat Fahrenheit (20,55 derajat Celsius) dan tekanan 10 kilobar.Dengan bahan ini, awal dari superkonduktivitas ambien dan teknologi terapan telah tiba, kata tim peneliti yang dipimpin oleh Ranga Dias, asisten profesor bidang teknik mesin dan fisika di Universitas Rochester.Eksperimen dan simulasi lebih lanjut diperlukan untuk menentukan stoikiometri hidrogen dan nitrogen yang tepat dan posisi atomistik masing-masing, dalam upaya yang lebih besar untuk lebih memahami kondisi superkonduktor bahan, menurut para peneliti.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

WHO rilis pedoman global penggunaan obat-obatan GLP-1 untuk obesitas
Indonesia
•
03 Dec 2025

Juni 2025 jadi bulan juni terpanas ketiga dalam sejarah dunia
Indonesia
•
10 Jul 2025

Penelitian Australia ungkap pengurutan genom dapat selamatkan lebih banyak nyawa bayi baru lahir
Indonesia
•
11 Oct 2025

Penggunaan B30 turunkan emisi GRK 14,34 juta ton karbon dioksida
Indonesia
•
17 Jan 2020


Berita Terbaru

Akumulasi debu sejak 130.000 tahun silam dorong perubahan iklim di Asia
Indonesia
•
17 Mar 2026

Tim peneliti internasional kembangkan implan cetak 3D untuk perbaiki kerusakan jaringan
Indonesia
•
17 Mar 2026

Kapasitas nuklir global yang sedang dibangun capai rekor tertinggi dalam 40 tahun
Indonesia
•
13 Mar 2026

Wahana antariksa NASA kembali masuki atmosfer Bumi beberapa tahun lebih awal dari prediksi
Indonesia
•
13 Mar 2026
