COVID-19 – Penelitian: Komponen bergamottin dalam jeruk hambat infeksi virus

Grapefruit atau jeruk Bali mengandung banyak bergamottin atau senyawa furanocoumarin yang berpotensi menghambat infeksi COVID-19 tipe liar serta varian Alpha dan Beta. (ExplorerBob from Pixabay)
Ilustrasi. Uji coba pada hewan menemukan bahwa pemberian bergamottin secara oral ke hamster Suriah dengan dosis 50 mg/kg dan 75 mg/kg mengurangi kadar virus COVID-19 di tulang hidung dan jaringan paru-paru mereka. (iStock by Getty Images)
Bagikan
Komentar
Berita Terkait

Kanada umumkan dukungan untuk proyek hidrogen hijau baru
Indonesia
•
29 Feb 2024

Acer jadi merek komputer Chromebook teratas di kuarter ke-4 2021
Indonesia
•
12 Feb 2022

Peneliti Indonesia kembangkan senyawa radioprotektif berbahan alami untuk terapi kanker
Indonesia
•
17 Jul 2024

Detektor terahertz China tuai hasil di Antarktika
Indonesia
•
15 Mar 2023
Berita Terbaru

Deforestasi dan perubahan pemanfaatan lahan intensifkan gelombang panas global
Indonesia
•
29 Jan 2026

Batu bergagang berusia 70.000 tahun ditemukan, mitos keterlambatan teknologi Asia Timur terpatahkan
Indonesia
•
29 Jan 2026

Palem nyabah di ujung tanduk, BRIN amankan ‘cetak biru genetik’ untuk selamatkan warisan Bali
Indonesia
•
28 Jan 2026

Hingga akhir 2025, stasiun pemancar 5G di China tembus 4,83 juta unit
Indonesia
•
28 Jan 2026
