Venezuela kecam ancaman blokade laut Amerika Serikat

Orang-orang berjalan melewati sebuah mural di Caracas, Venezuela, pada 5 November 2025. Presiden Venezuela Nicolas Maduro telah berulang kali mengecam tindakan Washington sebagai upaya untuk menggulingkan pemerintahannya dan memperluas pengaruh militer Amerika Serikat di Amerika Latin. (Xinhua/Marcos Salgado)
Blokade terhadap kapal tanker minyak Venezuela yang dikenai sanksi dan berlayar menuju maupun keluar dari negara tersebut dinilai melanggar hukum internasional.
Caracas, Venezuela (Xinhua/Indonesia Window) – Venezuela pada Selasa (16/12) mengecam ancaman Amerika Serikat (AS) soal blokade total terhadap seluruh kapal tanker minyak yang dikenai sanksi dan berlayar menuju maupun keluar dari negara tersebut. Venezuela menyebut langkah itu melanggar hukum internasional dan berjanji akan mengangkat masalah ini ke Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).Dalam sebuah pernyataan, pemerintah Venezuela mengatakan Presiden AS Donald Trump telah mengeluarkan hal yang disebutnya "ancaman serius dan gegabah" terhadap Venezuela, yang dinilainya melanggar hukum internasional, prinsip perdagangan bebas, serta kebebasan navigasi.Ditambahkan pernyataan itu, Trump mengklaim minyak, tanah, dan sumber daya mineral Venezuela sebagai milik AS serta menuntut penyerahannya segera, sembari berupaya memberlakukan blokade laut yang bertujuan "merampas kekayaan alam negara tersebut."Venezuela menegaskan kembali kedaulatannya atas sumber daya alam nasional serta hak atas kebebasan navigasi dan perdagangan di Laut Karibia dan perairan internasional, kata pernyataan tersebut, seraya menambahkan bahwa mereka akan bertindak sepenuhnya sesuai dengan Piagam PBB dan hukum internasional.Menanggapi ancaman tersebut, perwakilan tetap Venezuela untuk PBB akan segera mengajukan keberatan resmi.Seraya menyerukan kepada publik Amerika Serikat dan komunitas internasional untuk menolak ancaman itu, pernyataan tersebut menegaskan bahwa Venezuela tidak akan pernah kembali ke status kolonial dan akan terus mempertahankan kemerdekaan serta kedaulatannya.Sebelumnya pada Selasa, Trump mengatakan telah memerintahkan blokade total terhadap seluruh kapal tanker minyak yang dikenai sanksi dan berlayar menuju maupun keluar dari Venezuela, sehingga meningkatkan kampanye tekanan yang telah berlangsung selama berbulan-bulan terhadap Presiden Venezuela Nicolas Maduro.Menanggapi hal tersebut, Wakil Presiden Venezuela Delcy Rodriguez mengatakan setiap upaya AS untuk menghalangi kapal tanker minyak yang dikenai sanksi masuk atau keluar dari Venezuela merupakan pelanggaran terhadap hukum internasional.Laporan: RedaksiBagikan
Komentar
Berita Terkait

Saudia kutip syarat penerbangan ke 25 negara, termasuk Indonesia
Indonesia
•
03 Sep 2020

Haji1442 – Haji 2021 hanya untuk 60.000 warga Saudi dan ekspatriat di kerajaan
Indonesia
•
12 Jun 2021

Kunjungan Presiden Xi ke Arab Saudi bikin AS ketar-ketir
Indonesia
•
08 Dec 2022

Arab Saudi keluarkan 108.041 izin umroh melalui aplikasi I’tamarna
Indonesia
•
03 Oct 2020
Berita Terbaru

Iran akan anggap setiap langkah militer AS sebagai tindakan perang
Indonesia
•
30 Jan 2026

Nilai mata uang Iran anjlok ke level terendah dalam sejarah di tengah tekanan ekonomi
Indonesia
•
29 Jan 2026

Aktivis AS berencana gelar aksi protes kedua, tuntut agen federal hengkang dari Minnesota
Indonesia
•
29 Jan 2026

Badan Pangan PBB akan hentikan operasi di wilayah Yaman yang dikuasai Houthi, akhiri kontrak 360 pegawai
Indonesia
•
29 Jan 2026
